
Blewah | Sumber Foto:Wikipedia
AGRONET – Buah menjadi bahan berbuka puasa yang paling diminati masyarakat. Buah dapat disajikan secara utuh, dijadikan kolak, disuguhkan dengan minuman segar. Salah satu buah yang digemari masyarakat untuk berbuka puasa adalah Blewah. Di Kota Malang, penjualan buah Blewah saat Ramadhan meningkat drastis.
Aminah, salah satu pedagang Blewah di Pasar Induk Gadang mengakui jika saat ini permintaan Blewah meningkat drastis. Bahkan pedagang bisa menjual hingga satu ton Blewah per hari.
"Kebanyakan pembeli Blewah merupakan pedagang takjil," kata Aminah, Senin (21/5/2018).
Konsumsi buah yang meningkat menyebabkan pedagang mesti menambah pasokan. Terlebih, Blewah hanya tumbuh subur di daerah bersuhu tinggi.
"Di wilayah Malang raya yang bersuhu rendah, umumnya jarang petani menanam Blewah. Semua mendatangkan dari luar daerah. Untuk awal puasa ini menambah kiriman dari Banyuwangi sebanyak enam ton per minggu," ungkapnya.
Menurutnya, harga Blewah pada Ramadan tahun ini lebih murah dibandingkan tahun lalu. Saat ini, harga Blewah Rp 4.500 per kilogram, sedangkan Ramadan tahun lalu senilai Rp 6.000 per kilogram.
"Sebelum Ramadan harganya Rp 4.000, naik Rp 500 per kilogram," imbuhnya.
Pedagang memprediksi harga tersebut akan stabil karena saat ini mulai memasuki musim kemarau.
"Kemungkinan harganya tetap stabil," ujar Aminah.
Sementara itu, salah satu pedagang takjil, Irmayati mengatakan, dirinya sengaja membeli Blewah sebelum Ramadan. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan harga saat Ramadan.
"Sudah beli Blewah sejak sebelum puasa lalu supaya harganya tidak mahal," tuturnya. Ia mengaku, saat Ramadhan menjual minuman Blewah untuk takjil di kawasan Jalan Sulfat dengan harga Rp 3.000 per bungkus. (KBRN/222)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










