Sawah Mina Padi Tingkatkan Produktivitas Ikan Organik

Senin, 26 Maret 2018, 17:12 WIB

Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Banyumas pada 2018 menargetkan 40 hektar lahan untuk mina padi.

AGRONET - Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah pada 2018 menargetkan 40 hektare lahan untuk mina padi. Budidaya ikan dengan sistem mina padi merupakan combined and integrated farming antara budidaya ikan dan budidaya padi di sawah.

Kepala Dinkannak, Sugiyatno mengatakan, daerah yang akan dikembangkan meliputi beberapa kecamatan antara lain Ajibarang Cilongok Karanglewas, Kedungbanteng, Kembaran, Kemranjen dan Sumpiuh, Senin (26/3). Menurut Sugiyatno, untuk mina padi kali ini akan berbeda dengan tahun sebelumnya, karena selama ini mina padi sebagian besar hanya untuk pembenihan, tetapi kali ini untuk pembesaran.

Nantinya di sekitar pematang ada lahan kurang lebih 1 meter, inilah yang akan digunakan untuk kolam. Sugiyatno menambahkan, melalui mina padi, produktifitas sawah diyakini akan meningkatkan produksi ikan secara organik dan ramah lingkungan, baik dari padi yang dihasilkan maupun hasil panen dari ikan.

Selain itu, mina padi juga dipercaya akan mencegah hama tanaman padi seperti tikus dan lainnya karena di sekitar sawah ada kolam airnya. “Petani Banyumas agak terlambat dibandingkan dengan daerah lain, mengingat mina belum dianggap penambah penghasilan. Untuk itu dalam waktu dekat kami akan melakukan sosialisasi dan mengajak para petani untuk belajar ke daerah yang telah maju budidaya mina padinya,” jelas Sugiyatno.

Semakin meningkatnya produksi mina padi, akan berpengaruh pada inovasi seperti pengelolaan air yang efisien, minimnya penggunaan pestisida dan obat-obatan, berkurangnya penggunaan pupuk kimia dan rendahnya serangan hama. Dan yang pasti, petani mendapatkan tambahan pendapatan dari ikan yang dibudidayakan. (KBRN/111)