Menuju Kopi Anggi Berstandar Nasional, BRMP Papua Barat Gelar Diseminasi SNI di Pegaf

Rabu, 29 Oktober 2025, 11:43 WIB

Diseminasi penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) dalam meningkatkan mutu dan daya saing kopi Anggi | Sumber Foto:BRMP Papua Barat

AGRONET -- Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Papua Barat menggelar kegiatan Diseminasi SNI Mutu Biji Kopi di Stasiun Udohotma, Distrik Sururey, Kabupaten Pegunungan Arfak, pada Selasa (28/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pegunungan Arfak, Pemenas Dowansiba, S.ST., M.P., Kepala Kampung Udohotma, serta penyuluh dan petani kopi dengan total 45 orang peserta.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BRMP Papua Barat atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai sangat bermanfaat bagi pengembangan kopi di wilayah Pegunungan Arfak.

Sementara itu, Kepala BRMP Papua Barat, Dr. Yong Farmanta, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada petani tentang cara bertani kopi yang lebih baik serta pentingnya penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) dalam meningkatkan mutu dan daya saing kopi Anggi.
Dr. Yong juga memberikan semangat kepada para petani dan penyuluh agar terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produksi kopi lokal.

Kegiatan diseminasi ini menghadirkan dua materi utama. Pertama, Pentingnya Penerapan SNI dan HACCP dalam Pengolahan Kopi, yang menjelaskan syarat, proses, dan manfaat penerapan SNI terhadap peningkatan mutu dan daya saing produk kopi.

Kedua, SOP Penanganan Biji Kopi, yang membahas tahapan penanganan kopi mulai dari panen, pascapanen, hingga penyimpanan agar mutu biji tetap terjaga sesuai standar kualitas.

Dalam sesi diskusi, salah satu petani mengungkapkan bahwa kopi Anggi telah mendapat perhatian dari sejumlah calon pembeli, baik dari dalam maupun luar negeri, seperti Mesir, Tiongkok, dan beberapa buyer lokal.

Melalui kegiatan diseminasi ini, diharapkan mutu biji kopi Anggi semakin meningkat sehingga mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Sumber :
BRMP Papua Barat