
Mari Terapkan Empat Inovasi Pertanian | Sumber Foto:KEMENTAN
AGRONET -- Sektor pertanian telah menunjukan ketangguhannya pada masa pandemi dan resesi global. Kontribusi sektor pertanian Indonesia tercatat paling tinggi, yakni mencapai 16,24 persen, meskipun PDB nasional saat itu mengalami kontraksi sebesar -4,19 persen. Para petani juga masih diuntungkan karena Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) tahun 2020 turut meningkat 0,51?ri tahun sebelumnya.
Meski begitu, sektor pertanian ini masih sangat bergantung pada kondisi alam sehingga sangat rentan terhadap perubahan iklim. Oleh karena itu, saya mendorong adanya berbagai inovasi untuk menghadapi tekanan ini.
Setidaknya melalui empat inovasi, antara lain, pengelolaan dan pemanfaatan air secara lebih efisien dan berkelanjutan, perbaikan dalam pengelolaan hara dan pupuk, penerapan biofortifikasi pada tanaman pangan utama nasional, serta penerapan inovasi dan teknologi untuk menekan kehilangan hasil dan limbah pangan.
Itulah beberapa poin utama yang saya sampaikan dalam pertemuan ke-7 Tingkat Menteri Pertanian dan Ketahanan Pangan pada Forum Negara D-8 yang diselenggarakan secara virtual, hari ini.
Saya berharap melalui forum kerjasama ini kita dapat memperkuat sinergisitas dalam mendorong inovasi dan teknologi Climate Smart Agriculture untuk memitigasi perubahan iklim secara luas, khususnya di negara-negara angota D-8 dan dunia internasional pada umumnya.
Sumber:
KEMENTAN
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










