Tatacara Mengawinkan Ikan Gurame

Senin, 29 Maret 2021, 09:58 WIB

Langkah awal untuk membudidayakan gurame adalah memilih induk yang siap berbuah. | Sumber Foto:Dok AGRONET

AGRONET -- Ikan gurame atau ikan gurami (Osprhronemus gouramy Lac) termasuk ikan air tawar yang tersebar di kawasan Asia Tenggara. Di Indonesia, ikan gurame menjadi ikan konsumsi terfavorit karena rasanya yang lezat. Terutama di Pulau Sumatera, Jawa, Madura dan Sulawesi.

Melihat harga ikan gurame di pasaran yang cukup tinggi dan relatif stabil, rasanya  tidak perlu khawatir harga akan anjlok. Melihat fenomena itu sangat beralasam budidaya ikan gurame menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.

Langkah awal untuk membudidayakan gurame adalah memilih induk yang siap berbuah. Biasanya, induk yang telah siap berbuah adalah ikan gurame yang berumur tiga sampai tujuh tahun. Bagaimana membedakan induk ikan gurame jantan dan betina?

Induk ikan gurame betina memiliki karakteristik sebagai berikut:

BERITA TERKAIT

  • Tidak memiliki tonjolan di dahi.
  • Warna tubuh lebih terang.
  • Tubuh lebih panjang daripada jantan.
  • Bentuk perut bulat.
  • Sirip dada berwarna gelap dan kehitaman.

Sedangkan, ciri-ciri induk ikan gurame jantan adalah:

  • Perut dekat anus.
  • Warna badan lebih gelap dan agak pucat.
  • Terdapat tonjolan di dahi.
  • Gerakan lebih lincah dibandingkan betina.

Meski terdapat perbedaan, baik induk jantan dan betina yang telah siap berbuah memiliki beberapa persamaan karakteristik, di antaranya adalah:

  • Perut membesar ke arah belakang.
  • Perut lebih lembek.
  • Anus tampak berwarna putih kemerahan.

Ciri-ciri indukan Ikan Gurame yang siap dipijahkan:

  • Perut yang terasa lebih lembek ketika diraba
  • Perut membesar ke arah belakang
  • Anus akan nampak putih kemerahan

Supaya jumlah ikan gurame semakin banyak, tentu kita harus mengawinkan induk jantan dan induk betinanya. Cara mengawinkan indukan ikan gurame:

  • Masukkanlah induk gurame ke kolam pemijahan.
  • Pastikan jumlah induk betina lebih banyak dibanding induk jantan dengan rasio 1:3.
  • Dalam waktu sekira 15 hari, induk jantan akan membuat sarang menggunakan bahan yang sudah kamu siapkan.
  • Setelah sarang siap, induk jantan akan membuahi induk betina.
  • Kemudian, induk betina akan menutup lubang sarang menggunakan rumput kering yang telah kamu siapkan sebelumnya.
  • Induk betina akan mengibaskan sirip ke sarang untuk memperlancar aliran oksigen dan membantu proses penetasan telur.
  • Sementara induk betina menjaga sarang, induk jantan akan membuat sarang lainnya untuk membuahi induk betina yang lain.

Tak hanya bergizi, ikan gurame juga memiliki nilai bisnis yang baik, sehingga budidaya ikan gurame pun kerap dilakukan di banyak tempat hingga saat ini. (234- dari berbagai sumber)

BERITA TERKAIT