Meminimalisir Penurunan Bobot Badan Ternak Saat Transportasi

Jumat, 03 Januari 2020, 10:31 WIB

Perjalanan yang lebih dari sehari akan menyebabkan ternak stres yang dampaknya pada kehilangan nafsu makan, kehilangan bobot badan dan bahkan kematian. | Sumber Foto:ISTIMEWA

AGRONET -- Dalam proses jual beli ternak, ternak akan mengalami proses transportasi dari wilayah produsen ke wilayah konsumen. Selama perjalanan ternak akan mengalami stres sebagai akibat dari dehidrasi, kekurangan pakan, kebisingan selama perjalanan, dan kondisi tidak nyaman.

Perjalanan yang lebih dari sehari akan menyebabkan ternak stres yang dampaknya pada kehilangan nafsu makan, kehilangan bobot badan dan bahkan kematian. Kehilangan bobot badan selama proses ini dapat mencapai 15?ngan resiko kematian sampai 3%. Secara ekonomi hal ini sangat merugikan karena mengurangi keuntungan para produsen maupun pemasok ternak.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Penelitian Ternak (Balitnak) telah mengembangkan pakan aditif yang dapat diberikan kepada ternak ruminansia besar dan kecil yaitu BIOPORT.

Pakan additif ini dapat diberikan kepada ternak yang akan, sedang maupun telah mengalami perjalanan, dan kepada ternak yang sedang mengalami stress karena sebab lainnya. BIOPORT terdiri dari tiga komponen utama yaitu senyawa elektrolit yang mengandung 10 vitamin 55%, probiotik 25%, dan bahan yang mengandung immunoglobulin yang berasal dari bubuk kolostrum murni (20%)

Pemberian pakan additif bermanfaat mencegah stress pada ternak, meminimalkan kehilangan bobot badan dan kematian ternak, meningkatkan daya tahan tubuh ternak dan mempercepat proses recovery ternak setelah mengalami perjalanan.

Dosis pemberian BIOPORT untuk ruminansia besar (sapi/kerbau) adalah 100 gram/ekor/hari, sedangkan untuk ruminansia kecil (domba/kambing) adalah 50 gram/ekor/hari. Pakan aditif ini bisa dapat diberikan kepada ternak tiga hari menjelang keberangkatan, selama perjalanan dan tiga hari setelah ternak tiba di tempat tujuan. Pemberian dapat dicampur dalam konsentrat ataupun dilarutkan dalam air minum.

Pakan aditif ini merupakan bahan yang mudah menyerap air, sehingga penyimpanan harus tertutup rapat dan di tempat  yang sejuk (suhu kamar) (234).