Cara Membedakan Jantan dan Betina Puyuh Dewasa

Minggu, 07 April 2019, 11:05 WIB

Mengetahui jenis kelamin puyuh merupakan hal terpenting dalam usaha budidaya puyuh. | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET -  Burung puyuh  atau gemak (bahasa jawa), merupakan jenis burung liar yang pertama kali diternakkan di Amerika Serikat. Termasuk jenis burung yang tidak bisa terbang jauh, ukuran tubuhnya juga relatif kecil. Jenis burung ini berkaki pendek dan dapat diadu.

Ternak burung puyuh sangat mudah pemeliharaannya, tidak banyak memerlukan tenaga dan biaya yang besar. Tidak banyak menyita tempat, kepadatan ideal anak burung puyuh adalah 100 ekor/m2 untuk burung puyuh berumur 1-10 hari. Kemudian 60 ekor/m2 untuk burung puyuh yang berumur di atas 10 hari. Keuntungan lain, burung puyuh cepat bertelur, jadi kebutuhan telur keluarga cepat terpenuhi.

Ciri-ciri dari burung puyuh (Coturnix-coturnix japonica) yaitu pada bentuk badannya yang relatif lebih besar dibanding burung-burung puyuh jenis lainya.

Panjang badannya kurang lebih 19 cm, badannya bulat, ekor pendek dan kuat, jari kaki empat buah, warna bulu coklat kehitaman. Bagian alis betina agak putih sedang panggul dan dada juga bergaris.

Mengetahui jenis kelamin puyuh merupakan hal terpenting dalam usaha budidaya puyuh, tujuannya untuk mengurangi pengeluaran  yang dibelanjakan  untuk pakan serta untuk pembelian bibit.

Jika Anda ingin  beternak burung puyuh  petelur dengan tujuan memanfaatkan hasil telurnya, maka Anda harus memilih bibit puyuh betina atau sebaliknya jika Anda ingin beternak puyuh pedaging, Anda bisa memilih bibit puyuh jantan.

Memelihara puyuh jantan untuk ternak puyuh  petelur hanya akan menghabiskan waktu untuk membesarkan serta menambah biaya ransum tanpa mendapatkan hasil.

Pemisahan jenis kelamin pada umumnya dilakukan saat puyuh berumur 3 minggu. Dimana pada umur ini, bagian bulu sudah muncul, sehingga jenis kelaminnya sudah mulai dapat dibedakan.

Cara membedakan puyuh jantan dan betina cukup mudah dan sederhana. Dengan syarat, terlebih dahulu Anda harus mengetahui ciri-ciri  mana puyuh jantan dan mana puyuh betina.

Berikut beberapa perbedaan burung puyuh jantan dan betina yang dapat membantu kita untuk membedakannya.

Burung puyuh jantan mempunyai corak warna yang bervariasi dan juga beragam. Antara lain  warna pirang cerah yang mirip  rambut jagung. Garis-garis pada tubuhnya akan berwarna abu-abu dan juga menutupi leher.

Puyuh jantan juga akan punya warna kepirangan pada seluruh bagian tubuh. Gerakan puyuh jantan juga lebih lincah dan  gesit.

Badan dari puyuh jantan  lebih kokoh dan akan mengeluarkan suara. Bulu puyuh jantan terlihat lebih lebat dari pada puyuh betina.

Puyuh betina mempunyai corak warna yang tidak sempurna atau tidak kompleks seperti puyuh jantan. Puyuh betina mempunyai ciri khas yang sangat berbeda jika dibanding puyuh jantan, yaitu bintik abu dan keoranyean di bagian dada, dan warna di bagian dada akan terlihat pudar dengan sedikit bintik-bintik. Gerakan dari burung puyuh betina juga lebih lambat. Ukuran badannya juga akan lebih besar jika dibanding dengan puyuh jantan.

Membedakan puyuh jantan dan betina dapat juga dilakukan dengan melihat alat reproduksinya. Jenis alat reproduksi puyuh dapat dilihat dengan membuka bagian ekor dan sayapnya.  Puyuh jantan mempunyai alat reproduksi pada bagian dekat perut bawah serta dekat kloakanya. Puyuh betina juga mempunyai alat reproduksi yang letaknya hampir sama dengan burung puyuh jantan, akan tetapi alat reproduksi puyuh betina menebal, berlendir dan mempunyai suhu panas. (234)