Mengatasi Kembung pada Kambing

Jumat, 25 Januari 2019, 10:30 WIB

Gangguan perut kembung pada kambing merupakan salah satu masalah serius yang sering dialami peternak. | Sumber Foto:istimewa

AGRONET -- Pernah melihat kambing diberi minuman sprite oleh peternaknya? di  daerah Banyumas, di desa desa sentra kambing seperti Suro dan Srowot, para peternak meyakini pemberian sprite akan menyembuhkan kambing dari kembung.  Secara teori, ternyata tindakan tersebut tidak salah. Pemberian minum bersoda  atau berkarbonasi adalah salah satu cara  menghilangkan kembung pada ternak ruminansia. 

Penyakit kembung pada ternak biasanya ditemukan pada hewan pemamah biak. sapi, kambing, dan domba adalah ternak yang mudah terserang penyakit kembung. Penyakit kembung, sering terjadi pada saat perubahan musim, pergantian pakan yang drastis, ataupun pemberian rumput yang masih banyak mengandung air.

Meski terlihat sepele, tingkat kematian pada kambing yang terserang penyakit kembung, cukup tinggi.  Selain memberikan minuman sprite, ada beberapa alternatif pengobatan yang dapat diterapkan pada kambing  yang terserang penyakit kembung.

1. Pengobatan melalui rectal  : Pengobatan dilakukan dengan memasukkan batang daun pepaya yang telah diolesi minyak ke anus kambing.

2. Obat luar

a. Bawang Merah
Parut bawang merah secukupnya. Kemudian campur dengan sedikit minyak tanah. Oleskan campuran tersebut   pada perut kambing.

b. Minyak kayu putih
Sama seperti penggunaan campuran bawang dan minyak tanah, penggunaan minyak kayu putih juga hanya   dengan mengoleskannya pada perut kambing. Jika ternak yang mengalami kembung memiliki kulit yang tebal, dapat mengoleskannya dengan minyak memberikan efek lebih panas. Untuk cempe - atau anak  kambing - disarankan untuk menggunakan minyak telon.

3. Pemberian obat oral
Untuk mempermudah pemberian obat secara oral pada kambing diperlukan alat bantu. Penggunaan botol, alat suntik tanpa jarum ataupun bambu kecil yang tengahnya dilubangi dapat mempermudah pemberian. Agar obat yang diberikan dapat masuk ke dalam mulut, disarankan memberikan melalui samping mulut. Adapun alternatif ’obat’ dan takaran yang dapat diberikan sebagai berikut :

a. Minyak goreng
Pemberian minyak goreng untuk kambing berkisar 100 – 200 ml. Minyak goreng yang diberikan bisa berupa minyak kelapa, minyak kedelai, atau minyak sawit. Pemanfaatan Virgin Coconut Oil (VCO) lebih sedikit dibandingkan pengunaan minyak goreng. Untuk domba/kambing cukup 60 ml. 

b. Ramuan asam Jawa, gula merah, dan kunyit
Ramuan ini dapat dibuat dengan menghaluskan kunyit dan gula merah, kemudian mencampurkannya ke dalam air hangat yang sudah terdapat asam jawa. Untuk domba/kambing cukup dengan pemberian gula merah dan air hangat.

c. Obat herbal masuk angin untuk manusia
Beberapa obat herbal yang biasa dipakai manusia untuk mengobati masuk angin juga dapat digunakan pada kambing.. Cukup satu sachet . Jika kesulitan untuk memberikannya, dapat dicampur dengan air hangat.

d. Minuman berkarbonasi
Minuman berkarbornasi atau bersoda sering menjadi pilihan untuk mengobati kembung pada kambing. Cukup diberikan 225 ml atau 1 gelas. 

e. Obat maag untuk manusia
Dosis pemberian obat maag dengan air hangat 1 : 10. Artinya, 1 ml obat maag cair untuk 1 kg bobot tubuh ternak. Obat maag yang digunakan sebaiknya pilih obat maag cair.

f. Obat ternak mengatasi kembung
Hal yang perlu dicermati dalam obat kembung khusus ternak yakni adanya kandungan Dimethicone. Berbagai merk dagang banyak dijual dipasaran. Contohnya Tymposol, untuk domba / kambing berukuran besar, cukup dengan melarutkan 25 ml Tympanol-SB dalam 250 ml air.

Setelah salah satu alternatif pengobatan diterapkan, tunggu hingga kambing  beraksi. Adakalanya  kambing mengeluarkan gas dari anus atau mengeluarkan air seni. Setelah reaksi itu terjadi, perlahan kembung pada perut kambing akan hilang. (269/ 234)