
Buah Ketimun siap panen. | Sumber Foto:Berbagai sumber
AGRONET - Mentimun atau Ketimun (Curcumis sativus L )merupakan buah dari labu-labuan, jadi tak heran jika mentimun memiliki biji yang mirip dengan labu dan seperti labu juga buah ketimun yang dapat dimakan dalam kondisi mentah.
Buah mentimun sendiri dipanen kompilasi belum matang karena dibuat sayuran dan disimpan kesegarannya agar tahan lama. Seperti yang biasa kira-kira jumpai, ketimun banyak digunakan sebagai hidangan masakan sebagai penyegar. Seringnya kita menjumpai ketimun pada masakan yang memiliki rasa pedas seperti lalapan.
Berikut adalah cara menanam ketimun yang mudah. Tanah yang baik untuk menanam ketimun yaitu tanah pada suhu yang hangat dan butuh kompilasi tanam ketimun jangan sampai di waktu musim penghujan tiba. Pilihlah lokasi lahan tanam yang memiliki pencahayaan matahari cukup hangat.
Bersihkan lahan dari gulma dan bebatuan yang ada. Sebaik mungkin menghindari penggunaan herbisida untuk mengatasi gulma yang ada, bahan kimia dapat mengurangi kualitas tanah untuk menanam tanaman termasuk mentimun. Gemburkan tanah menggunakan alat seperti sekop atau cangkul kecil dan campurlah tanah dengan pupuk untuk meningkatkan kualitas serta tingkat nutrisi tanah.
Seimbangkan pH tanah hingga mencapai 7, jika pH rendah maka dapat menaikkannya dengan kaptan atau kapur pertanian namun jika pH tanah perlu diperoleh maka gunakanlah sulfur atau alumunium sulfat.
Setelah lahan siap, langkah selanjutnya adalah pembenihan. Terbaik untuk memilih jenis varietas mentimun terbaik untuk lahan tanam yang sudah disediakan. Untuk varietas mentimun sendiri dibedakan menjadi dua yaitu varietas sulur dan lemak.
Pilihlah benih terbaik dan berkualitas untuk tanam. Bisa juga melakukan pembibitan di dalam ruangan menggunakan pot-pot kecil atau polybag yang dipasang pada matras atau penghangat seperti yang dipasang di bawah cahaya penumbuh atau inkubator khusus tanaman.
Buatlah lubang- lubang kecil menggunakan tangan atau sekop pada lahan tanam yang kondisinya sudah lembab dan masukkanlah bibit mentimun yang siap tanam. Setelah memasukkan bibit mentimun, jangan lupa tutup lubang tanam menggunakan campuran tanah kompos.
Untuk perawatan tanaman, mentimun sendiri terbilang sangat membutuhkan ketelatenan dan ketekunan yang ekstra untuk menghasilkan panen yang banyak dan berkualitas baik. Dalam perawatannya, harus rajin-rajin melihat kondisi tanaman atau tanah. Jangan sampai tanaman layu dan kondisi tanah yang mengering.
Untuk perawatan, yang pertama harus persiapkanlah terali pada tanaman mentimun. Ini penting karena sebagian besar mentimun varietas sulur perlu penyangga vertikal berbentuk terali pada saat tumbuh.
Tambahkan mulsa saat tunas pada tanaman mentimun sudah mulai tumbuh. Menutupi tanah tanam menggunakan mulsa dapat meningkatkan jumlah gulma yang muncul membutuhkan nutrisi juga kesuburan tanah tanam tetap terjaga.
Mentimun juga perlu penyiraman. Penyiraman ini harus dilakukan secara teratur dan cukup.
Selain penyiraman, berikan pupuk pada tanaman yang penting, beri pupuk pada tanaman setiap dua minggu sekali.
Mentimun dapat dipanen kompilasi buah masih muda dan berwarna hijau dengan ukuran sepanjang 15 hingga 30 cm untuk bisa dipelihara mentimun dapat disimpan lama dan dipelihara dengan kesegarannya. Panenlah mentimun dengan warna hijau segar, dan panen sebelum mentimun tinggi pucat. Jika menemukan mentimun dengan ukuran besar dan berwarna kuning maka buanglah dan jangan dikonsumsi, selain mengandung yang berbahaya juga pahit. (Berbagai sumber / 111)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










