TIips Berkebun untuk Pemula

Senin, 17 Desember 2018, 11:46 WIB

Ingin Berkebun? Mulailah. | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET --  Mencoba berkebun merupakan awal yang baik bagi Anda untuk ngisi waktu luang, keluar dari rutinitas, menghilangkan stress dan menjajagi hobi. Namun memulai sesuatu yang baru tentu memiliki tantangan tersendiri. Apalagi bagi pemula, yang ingin mulai berkebun sendiri  dengan memanfaatkan lahan rumah yang tidak terlalu luas.

Beberapa hal perlu Anda ketahui dan perhatikan bila ingin sukses dalam berkebun. Akan sedikit kotor memang, tapi Anda akan berasa sangat puas dan merasa terbayar lunas jerih payah berkebun  setelah melihat hasilnya.

Berikut tips mudah bagi para pemula yang ingin mulai berkebun: 

  1. Pilih tempat yang tepat.

Tumbuhan membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk tumbuh, oleh karena itu, pastikan Anda memilih tempat yang tepat saat akan menanam suatu tanaman. Pilihlah tempat yang memperoleh cukup banyak sinar matahari sebagai kebun Anda. Pastikan kebun Anda akan mendapatkan cukup banyak sinar matahari pagi dan siang. Selain itu, pastikan tempat yang akan Anda jadikan sebagai kebun jauh dari lalu lintas dan hewan.

  1.  Siapkan pupuk.

Cara yang praktis adalah dengan membeli pupuk kompos yang sudah siap pakai. Namun jika Anda siap untuk sedikit repot, buat sendiri kompos dari sampah rumah tangga. Sesuaikan waktu pembuatan kompos karena butuh waktu beberapa lama untuk ‘mematangkan’ kompos, agar siap pakai sebelum bibit siap disemai.

  1. Pilih bibit bunga berukuran besar.

Terdapat dua jenis bibit bunga: besar dan halus/ kecil. Bagi pemula disarankan menanam bibit berukuran besar karena akan lebih mudah menyemainya. Pilih bibit yang tidak perlu penanganan khusus. Cukup dengan menebarnya di permukaan tanah subur, lalu sirami, bibit akan tumbuh dengan sendirinya.

  1. Tanam pada saat yang tepat.

Beberapa jenis tanaman memerlukan lingkungan tertentu untuk tumbuh. Sedangkan beberapa jenis tanaman lainnya membutuhkan waktu beberapa bulan sebelum Anda dapat menikmati hasilnya. Oleh karena itu, pastikan Anda mengetahui jenis tanaman apa yang dapat ditanam di daerah tempat tinggal Anda dan kapan Anda harus mulai menanamnya.

  1. Sesuaikan dengan iklim/ cuaca setempat.

Bila tempat tinggal Anda berada di kota beriklim panas dan kering seperti Jakarta, sebaiknya pilih bibit yang bisa hidup pada cuaca tersebut. Jangan heran jika bibit yang Anda bawa dari daerah Puncak atau Cipanas, Anda jarang berhasil mempertahankannya tumbuh dan berbunga. Banyak tanaman dan bunga tidak dapat bertahan pada cuaca tertentu, misalnya cuaca dingin atau panas.  

  1. Sesuaikan dengan media tanam.

Yang dimaksud media tanam di sini adalah tanah sebagai tempat tumbuhnya bibit. Bila Anda memiliki lahan yang dapat ditanami, beri jarak antar satu bibit dengan bibit lain agar memiliki tempat yang cukup saat tumbuh dan berkembang. Namun bila menggunakan media pot, maka perkirakan besar bunga untuk menyesuaikan ukuran pot.

  1. Jangan lupa pangkas parasit.

Memangkas tanaman Anda juga merupakan hal yang penting. Memangkas di sini berarti Anda harus secara teratur mencabut ilalang atau parasit tanaman lainnya sehingga tanaman Anda dapat tumbuh dengan baik.

  1. Jangan bunuh cacing tanah.

Apakah Anda menemukan beberapa cacing pada tanah kebun Anda? Pastikan Anda tidak membunuhnya! Cacing merupakan salah satu hewan yang penting bagi kebun Anda. Cacing dapat membantu tanaman masuk lebih dalam untuk menemukan air dan sumber makanan. Selain itu, cacing juga dapat membantu mencegah terjadinya penyakit pada tanaman dan bahkan memberikan mereka makanan yang dibutuhkan.

  1. Jaga konsistensi.

Tetapkan niat untuk terus konsisten dari awal menyemai bibit hingga akhirnya bersemi dan kemudian berbunga. Sirami setiap tanaman sesuai kebutuhan, karena ada beberapa jenis jenis yang membutuhkan banyak air dan ada juga yang cukup dengan sedikit air. Bila pada usaha pertama Anda gagal, jangan menyerah. Coba lagi dan coba terus sampai akhirnya berhasil. 

(dari berbagai sumber/ 234)