
Edamame mengandung banyak nutrisi. Makanan ini mengandung protein, lemak sehat, karbohidrat, serat, karbohidrat, folat, vitamin A, B, C, E, dan K, serta mineral, termasuk zat besi, magnesium, mangan, kalsium, zinc, dan kalium. | Sumber Foto:Dok Wikipedia
AGRONET -- Edamame adalah kacang kedelai yang masih berada di dalam polongnya. Camilan tradisional dari Jepang ini kini banyak diminati oleh masyarakat di seluruh dunia. Bukan hanya karena rasanya yang nikmat, tapi juga karena ada banyak manfaat edamame bagi kesehatan tubuh.
Meskipun kedelai edamame pertama kali dibudidayakan di Jepang, namun sekarang ini terkenal di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri popularistas edamame juga mulai meningkat. Edamame mudah ditemui di pasar swalayan atau supermarket. Kedelai edamame juga bisa langsung dikonsumsi tanpa perlu dimasak terlebih dahulu.
Edamame mengandung banyak nutrisi. Makanan ini mengandung protein, lemak sehat, karbohidrat, serat, karbohidrat, folat, vitamin A, B, C, E, dan K, serta mineral, termasuk zat besi, magnesium, mangan, kalsium, zinc, dan kalium.
Setiap 1 mangkuk edamame atau sekitar 155 gram setidaknya mengandung 18.5 gram protein. Jumlah tersebut bisa dibilang cukup banyak, bahkan bisa memenuhi 30-37?ri konsumsi protein harian.
Menurut penelitian, seseorang yang mengkonsumsi makanan berprotein tinggi dan rendah kalori terbukti dapat menurunkan berat badan. Hal ini dikarenakan ia tidak akan mudah merasa lapar, sehingga bisa mengurangi kebiasaan makan yang terlalu banyak.
Bukan hanya serat, edamame juga mengandung Alpha Linoleic Acid (AHA), yakni asam lemak omega 3 yang bisa dikonversi oleh tubuh sebagai sumber EPA dan DHA. Dengan secara rutin mengkonsumsi makanan tinggi serat seperti edamame, akan terhindar dari resiko penyakit jantung, kolesterol dan stroke.
Nah, jumlah serat dalam edamame untuk setiap 1 cup (155 gram) sebanyak 8 gram, yakni bisa memenuhi 23-28% kebutuhan serat harian. Selain itu, mengkonsumsi edamame yang tinggi serat juga bisa mencegah konstipasi dan kembung.
Bukan hanya serat, edamame juga mengandung Alpha Linoleic Acid (AHA), yakni asam lemak omega 3 yang bisa dikonversi oleh tubuh sebagai sumber EPA dan DHA. Dengan secara rutin mengkonsumsi makanan tinggi serat seperti edamame, akan terhindar dari resiko penyakit jantung, kolesterol dan stroke.
Jumlah serat dalam edamame untuk setiap 1 cup (155 gram) sebanyak 8 gram, yakni bisa memenuhi 23-28% kebutuhan serat harian. Selain itu, mengkonsumsi edamame yang tinggi serat juga bisa mencegah konstipasi dan kembung.
Pertambahan usia selalu identik dengan munculnya masalah kesehatan tulang. Cara yang paling efisien untuk menjaga agar tulang tetap sehat ialah olahraga secara rutin, minimal seminggu 3 kali. Nah, kabar baiknya selain dengan melalui olahraga, mengkonsumsi makanan yang kaya akan phosphor, vitamin E, kalsium dan besi seperti edamame terbukti bisa menjaga kesehatan tulang.
Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pada perempuan yang secara rutin mengkonsumsi produk kacang kedelai seperti edamame, saat memasuki masa post menopaus terbukti dapat meningkatkan densitas tulang dan mencegah osteoporosis. Hal ini dipengaruhi oleh adanya senyawa isoflavone dalam edamame yang meningkatkan struktur tulang sekaligus menjaganya dari pengeroposan.
Kacang ini dapat diolah terlebih dahulu atau dikombinasikan dengan sayuran lain untuk menjadi berbagai jenis makanan, seperti nasi goreng atau sup. Namun, tak jarang kedelai edamame dinikmati sebagai camilan, hanya dengan direbus atau dikukus.
Setelah matang biasanya kulit edamame menjadi lunak, Amda dapat mengeluarkan edamame dalam kulitnya dengan menekan secara lembut menggunakan ibu jari. Edamame bisa langsung dikonsumsi dengan diberi sedikit garam atau dijadikan bahan campuran aneka masakan
Anda juga dapat mengonsumsi kedelai edamame yang sudah diolah atau difermentasi, misalnya dalam bentuk tempe, tahu, saus, atau sup. Keunggulan kacang kedelai yang sudah diolah adalah lebih mudah dicerna. Sedangkan kacang kedelai yang telah difermentasi, mampu meningkatkan jumlah bakteri yang baik dalam pencernaan.
Namun perlu diketahui, mengonsumsi kedelai edamame dapat membuat perut kembung dan mudah buang angin. Untuk menghindarinya, cobalah memasak kedelai edamame lebih lama, hingga benar-benar matang. Selain itu, Anda juga perlu berhati-hati karena edamame bisa menimbulkan reaksi alergi pada sebagian orang.(234)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










