
Bawang Putih Mentah Turunkan Risiko Kanker | Sumber Foto:Istimewa
AGRONET --- Bawang putih (Allium sativum) adalah nama tanaman dari genus Allium sekaligus nama dari umbi yang dihasilkan. Umbi dari tanaman bawang putih merupakan bahan utama untuk bumbu dasar masakan Indonesia.
Bawang putih mentah penuh dengan senyawa-senyawa sulfur, termasuk zat kimia yang disebut alliicin yaitu senyawa sulfoksida yang merupakan turunan dari sistem asam amino. yang membuat bawang putih mentah terasa getir.
Berbagai penelitian menjelaskan kalau senyawa bernama allicin berperan dalam memberi manfaat kesehatan pada tubuh. Antioksidan tersebut khususnya akan lebih dirasakan khasiatnya jika bawang putih ditumbuk atau diiris kecil-kecil. Bukan hanya untuk kebugaran, mengkonsumsi bawang putih mentah ternyata terbukti menurunkan resiko kanker baik kanker paru paru, kanker usus, kanker payudara dan kanker lainnya.
Sebuah penelitian terbaru menyebutkan bahwa makan bawang putih dua kali seminggu mampu menurunkan risiko kanker paru-paru sebesar 44 persen. Penelitian dari China itu juga membuktikan kalau efek rokok, salah satu hal yang memicu kanker paru-paru, tidak akan menghilangkan khasiat konsumsi bawang putih. Meskipun keampuhan makan bawang putih mentah pada perokok hanya menurunkan risiko kanker sampai 30 persen saja.
Sekitar 40.000 orang dalam setahun didiagnosis kanker paru-paru di Inggris dan Wales saja. Namun angka tersebut bisa diturunkan jika seseorang membiasakan diri untuk mengonsumsi bawang putih mentah. Selain itu, penelitian lain dari University of South Australia juga pernah menyebutkan kalau bawang putih mampu menurunkan risiko kanker usus besar hingga 35 persen.
Sebagaimana dilansir dari Daily Mail, peneliti dari Jiangsu Provincial Centre di China membandingkan 1.424 paru-paru pasien kanker dengan 4.500 orang dewasa sehat.
Hasil penelitian membuktikan, mereka yang rajin makan bawang putih mentah setidaknya dua kali dalam seminggu memang berisiko rendah terkena kanker paru-paru. Sayangnya, belum ada kepastian apakah memasak bawang putih juga akan memberi khasiat yang sama dalam menurunkan kanker.
Cara kerja bawang putih sehingga mampu mencegah munculnya penyakit kanker.
Radikal bebas adalah salah satu penyebab dari munculnya penyakit kanker. Kandungan allium di dalam bawang putih dapat menghancurkan dampak dari radikal bebas di dalam tubuh yang pada gilirannya mampu meningkatkan kesehatan tubuh.
Memperbaiki DNA adalah langkah yang penting dalam mencegah pertumbuhan sel kanker. Ekstrak bawang putih terbukti mampu dalam meningkatkan perbaikan sel DNA.
Proliferasi sel adalah kelebihan sel dalam tubuh yang bisa menjadi zat kanker. Sementara bawang putih sendiri dapat mengendalikan proliferasi sel penyebab kanker.
Bawang putih termasuk makanan yang memiliki sifat anti tumerogenik yang berdampak antiproliferatif atau melawan pertumbuhan sel kanker.
Kandungan sulfur organik di dalam bawang putih mampu menjadi zat penghambat pertumbuhan sel kanker secara efektif.
Pertumbuhan sel kanker dapat dihancurkan dengan makan bawang putih. Sebab lagi-lagi kandungan allium di dalam sel kanker bermanfaat untuk menghancurkannya.
Meski sangat bermanfaat untuk kesehatan secara umum dan terutama untuk mencegah kanker, namun pentng diperhatikan pada individu tertentu yang resisten, mengonsumsi bawang putih mentah dapat menyebabkan mulas, mual, bau mulut dan bau badan yang tidak diinginkan. Terlalu banyak mengonsumsi bawang putih juga bisa menyebabkan sariawan pada mulut.
Jadi, bijaklah dalam memanfaat khasiatnya, jangan berlebihan dan tetap perhatikan reaksinya dan perubahan yang terjadi pada tubuh Anda. (Dari berbagai sumber - 234)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










