Manfaat Ubi Jalar Untuk Kesehatan

Selasa, 08 Januari 2019, 06:26 WIB

Ubi jalar merah. | Sumber Foto: Sajadah

AGRONET --Ubi jalar merupakan salah satu sumber karbohidrat selain beras sebagai bahan pangan mulai diminati masyarakat. Dengan kandungan vitamin A dan C, zat besi, kalsium, protein, dan karbohidrat yang tinggi, ubi jalar dipopulerkan sebagai pangan fungsional.

Ubi jalar termasuk umbi-umbian yang memiliki tekstur lembut dan memiliki berbagai macam warna, seperti putih, kuning/orange, merah, dan ungu. Meskipun harganya relatif murah, namun jarang masuk dalam menu keluarga kita. Padahal, di negara-negara Barat dan Asia Timur Raya, seperti Jepang, ubi jalar merupakan primadona dan harganya pun relatif mahal.

Karbohidrat yang dikandung ubi jalar masuk dalam klasifikasi low glycemix index (LGI, 54). Artinya, sangat cocok untuk penderita diabetes. Mengonsumsi ubi jalar tidak secara drastis menaikkan gula darah. Berbeda halnya dengan sifat karbohidrat dengan glycemix index tinggi, seperti beras dan jagung.

Makan ubi jalar kuning/orange dapat membantu kesehatan mata. Ubi jalar orange banyak mengandung gizi dengan beta-karotennya yang sama, bahkan lebih tinggi dari pada wortel.

Sebagian besar serat ubi jalar merah merupakan serat larut yang dapat menyerap kelebihan lemak/kolesterol darah, sehingga kadar lemak/kolesterol dalam darah tetap aman terkendali. Selain itu, serat alami oligosakarida yang  terkandung dalam ubi jalar dapat mencegah sembelit dan memudahkan buang angin.

Pada ubi jalar ungu terdapat senyawa antosianin yang mampu menghalangi laju perusakan sel radikal bebas akibat nikotin, polusi udara, dan bahan kimia lainnya. Antosianin juga berperan dalam mencegah terjadinya penuaan, kemerosotan daya ingat dan kepikunan, polyp, asam urat, penderita sakit maag, asam lambung, jantung koroner, penyakit kanker, dan penyakit-penyakit degeneratif, seperti arteosklerosis.

Antosianin juga memiliki kemampuan sebagai antimutagenik dan antikarsinogenik terhadap mutagen dan karsinogen yang terdapat pada bahan pangan dan olahannya, mencegah gangguan pada fungsi hati, antihipertensi dan menurunkan kadar gula darah (antihiperglisemik). Hampir semua zat gizi yang terkandung dalam ubi jalar ungu mendukung memerangi serangan jantung koroner.

Bagi penderita yang mabuk jalan atau sering muntah-muntah, serta ibu-ibu hamil muda yang sering muntah-muntah, silakan mencoba ubi jalar dan rasakan manfaatnya. Kandungan gizi dan manfaat senyawa pada ubi jalar memiliki komponen fungsional kesehatan.

Permintaan konsumen terhadap ubi jalar dengan kandungan antosianin dan beta karoten tinggi cenderung meningkat. Untuk itu diperlukan varietas unggul yang dapat memenuhi permintaan konsumen.

Badan Litbang Pertanian telah melepas 3 varietas ubi jalar dengan kadar antosianin tinggi (Antin 1, Antin 2, dan Antin 3). Kemudian melepas 2 varietas dengan kadar beta karoten tinggi (Beta 1 dan Beta 2) yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai sumber bahan yang sehat dan menyehatkan. (591)