
Pala Sereh mempunyai manfaat untuk normalkan fungsi ginjal | Sumber Foto:istimewa
AGRONET – Pala sereh telah menjadi penyelamat Hersutanto, 69 tahun. Pengusaha bisnis cold storage asal Surabaya ini memiliki persoalan dengan ginjal. “Ginjal saya yang satu hampir tidak berfungsi, warnanya sudah hitam,” katanya. “Sekarang alhamdulillah sudah normal lagi”.
Gangguan ginjal itu memang menjadi masalah kesehatan Hersu sejak lama. Orang-orang yang mengenalnya mengakui bahwa sosok ini pekerja sangat keras sejak muda. Dia tidak bekerja di satu tempat, melainkan tiga tempat sekaligus. Selain menjadi pegawai negeri di Dinas Kesehatan, dia bekerja pada dua perusahaan swasta. Biasa pulang kerja setelah larut malam.
Namun, dia tak mengimbangi kerja kerasnya dengan cukup minum. “ Dulu, saya memang kurang minum,” katanya. Akibatnya dia mulai punya masalah adanya batu ginjal. Hal yang dirasakan setelah berusia lebih dari setengah abad. Mula-mula dia tak memedulikannya. Namun, setelah terasa sangat mengganggu, dia mulai berobat.
Ternyata masalahnya tak hanya batu ginjal. Lebih dari itu, secara keseluruhan, salah satu ginjalnya nyaris mati. Hal tersebut mengganggu Hersu. Apalagi dia juga punya masalah di pembuluh darah di otak. Dari pemeriksaan menggunakan teknik Digital Substraction Angiography (DSA) nunjukkan bahwa dia memiliki kelainan pembuluh darah di otak.
Dengan kelainan itu, dokter mengingatkan sewaktu-waktu Hersutanto dapat meninggal mendadak. Hal yang membuatnya makin sering ke rumah sakit. Untuk mengatasi masalah di otaknya sekaligus masalah ginjal tersebut. Kadar kolesterol di darah juga melampaui ambang batas atas. Vertahun-tahun Hersu berobat secara medis, sampai kemudian kawannya menyarankan untuk minum pala sereh.
Itulah awal Hersutanto rutin meminum air pala sereh. Mula-mula ia melakukannya setiap hari. Resepnya, menurut Hersutanto, sederhana saja. Satu biji pala diiris-iris tipis. Lalu direbus dengan dua tanaman serai atau sereh dengan air sebanyak dua liter. Hasil rebusan itulah yang diminumnya secara berkala.
Pada awalnya dia minum air pala sereh tersebut setiap hari. “Sekarang, seminggu sekali saja cukup,” katanya. Hasilnya, setelah enam bulan minum air rebusan pala sereh tersebut, Hersu merasa berbagai persalan kesehatannya teratasai. Badan merasa segar dan mudah untuk tidur. Kadar kolesterol kembali ke posisi normal, gangguan di kepala pun tidak lain dirasakan.
Yang paling membuatnya takjub adalah efeknya pada ginjal. Setelah diperiksa lagi, ginjalnya yang bermasalah pn berangsung normal. Tidak ada ganggunan yang dirasakan. Warna ginjal itu tidak lagi hitam, namun memerah mendekati kedaaan semula. “Saya tidak pakai obat, ya hanya minum air lada sereh itu,” katanya.
Pala yang bernama latin Myristica fragrans serta sereh atau Cymbopogon citratus selama ini dikenal sebagai rempah-rempah untuk bumbu masakan. Pala, selain sebagai bahan pengawet daging di zaman pertengahan, juga dianggap berpengaruh untuk mengendalikan tekanan darah.
Adapun sereh dianggap masyarakat sebagai ‘‘obat menambah darah’ atau ‘obat anemia’. Juga dapat membantu menurunkan kolesterol darah. Dapat dipahami bila air rebusan pala sereh pun direkomendasikan buat menormalkan fungsi ginjal. (312)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










