Diageo Indonesia Dukung Desa Nyambu Menjadi Daerah Ekowisata

Jumat, 28 Februari 2020, 11:51 WIB

Desa Nyambu Ekowisata dengan nuansa budaya Bali. | Sumber Foto:Dok Istimewa

AGRONET -- Diageo Indonesia menunjukkan komitmennya dalam menyebarluaskan sikap bertanggungjawab terhadap alam dan lingkungan dengan mendukung potensi Desa Nyambu menjadi daerah ekowisata,  berkerja sama dengan British Council.  Sektor yang didukung antara lain promosi kewirausahaan, seni, industri kreatif dan pariwisata.

Tahun 2019 lalu,  Diageo Indonesia mengadakan loka karya untuk mengangkat pentingnya lingkungan tanpa sampah plastik dengan Inisiatif Bebas Plastik Nyambu. “Kami ingin berkontribusi mengurangi sampah plastik secara global dan itu sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu dimulai langkah kecil kami dengan mengganti gelas plastik ke kertas dan itu sudah kami diterapkan ke seluruh kantor Diageo di seluruh dunia," ujar Dendy Borman, Corporate Relations Director Diageo Indonesia. 

Inisiatif ini merupakan program lanjutan Diageo kepada dukungan terhadap desa wisata ekologis khususnya di Desa Nyambu.  Diageo Indonesia mendorong sekali terwujudnya Ekowisata Nyambu karena memang menjadi aspirasi warga desa disana. Ada keinginan dari warga untuk memperkuat predikat sebagai desa wisata ekologis.

Desa Nyambu telah mengukuhkan diri sebagai desa ekowisata sejak tahun 2015 dan diresmikan setahun kemudian oleh Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Sejak menyandang sebagai desa ekowisata, Desa Nyambu terus berbenah baik infrastrukturnya maupun peningkatan sumber daya manusia dalam menyambut kehadiran wisatawan, terutama didalam pelayanan atau hospitality.

BERITA TERKAIT

Desa Nyambu sebagai Ekowisata telah memiliki pasar, sehingga ada saja wisatawan yang berkunjung ke desa yang terletak di Kecamatan, Kediri Kabupaten, Tabanan itu.  “Tahun ini, ada sekitar 365 wisatawan yang berkunjung ke Desa Nyambu, tetapi kami tidak menargetkan kunjungan sebanyak-banyaknya, karena konsepnya ecotourism, sehingga selektif terhadap tamu,” kata Ketua Pengelola EKowisata Desa Nyambu, I Wayan Gede  Eka Sudiartha.

Wisatawan yang berkunjung itu, memang benar-benar ingin menikmati suasana desa. Karena konsepnya lebih kepada menjaga lingkungan. Proses mewujudkan hal itu yang lebih lama yang mendapat dukungan masyarakat Desa Nyambu sesuai dengan yang dirumuskan oleh Ketua Desa serta Diegeo. “Kami banyak dibantu dalam peningkatan sumber daya manusia, terutama dalam pelatihan pengembangan desa sampai akhir program,” imbuhnya.

Program yang dilakukan mulai dari menggali potensi desa yang dilanjutkan dengan membuat peta yang dilakukan secara partisipatif, karena juga melibatkan masyarakat sepenuhnya dalam pembuatan peta desa itu. Ada pelatihan kepemimpinan, pelatihan kendala ketika menghadapi masalah dengan tamu serta solusinya, pelatiahn manajemen, videografi, dan fotografi sehingga bisa nyambung dengan informasi ekowisata. Ada pula pelatihan guide yang sangat membantu dalam pengembangkan Nyambu sebagai ekowisata. “kami menyerbut Diageo sebagai bapak angkat Ekowisata Desa Nyambu,” ucapnya.

Diageo Indonesia merupakan perusahaan pemasar minuman yang  memiliki visi untuk menjadi perusahaan dengan kinerja terbaik, perusahaan yang dipercaya dan dihormati di Indonesia dan merayakan keberagaman Indonesia. Mencerminkan apa yang dipercaya Diageo di seluruh dunia, Celebrating life, Every Day, Everywhere. 

Sikap bertanggungjawab secara ekologis dan bakti terhadap kelestarian alam dan lingkungan juga dilakukan  Diageo Indonesia dengan melakukan tes kejernihan 22 mata air yang dimiliki Desa Nyambu, yang berdekatan dengan pabrik produksi. Guna memastikan bahwa air yang ada benar-benar jernih dan aman digunakan, Diageo Indonesia membantu masyarakat dengan melakukan tes kejernihan untuk memverifikasinya. (234)

BERITA TERKAIT