
Smart screen house merupakan sistem pertanian modern dengan memanfaatkan teknologi yang dapat mengatur dan memantau kelembapan tanah dan suhu udara pada greenhouse serta dapat dimonitor melalui smartphone. | Sumber Foto:Dok Polbangtan Bogor
AGRONET -- Perguruan tinggi vokasi pertanian, Politeknik Pembangunan Pertanian [Polbangtan] menerapkan Teaching Factory (TeFa) yang menerapkan sistem pembelajaran dikembangkan semirip mungkin dengan dunia kerja dan dunia industri (DuDi).
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam berbagai kesempatan mengungkapkan, dalam mengembangkan SDM pertanian, perlu adanya Lembaga Pendidikan Pertanian yang berfungsi sebagai wadah untuk mencetak tenaga SDM Pertanian yang andal, profesional, maju, mandiri, dan modern.
"Saat ini, pendidikan vokasi menjadi jawaban untuk meningkatkan kualitas SDM. Pendidikan vokasi tidak hanya mengajarkan keterampilan dalam pendekatan intelektual, tetapi juga sekaligus menyatukan sistem intelektual dengan manajemen orientasi seperti lapangan dan praktis," ujar SYL.
Smart screen house merupakan sistem pertanian modern dengan memanfaatkan teknologi yang dapat mengatur dan memantau kelembapan tanah dan suhu udara pada greenhouse serta dapat dimonitor melalui smartphone.
Untuk melihat progress pembangunan Smart Screen House di Polbangtan Bogor, Staff Ahli Menteri Bidang Investasi Sumarjo Gatot Irianto melakukan kunjungan ke Polbangtan Bogor didampingi oleh Sekretaris Ditjen PSP dan Kepala Pusat Pendidikan Pertanian.
Gatot mengatakan, Polbangtan Bogor tidak boleh hanya memiliki smart screen house ini, tetapi juga harus bisa mengelola dan mengembangkan agar bisa dijadikan sarana improve kemampuan mahasiswa maupun dosen dalam pengelolaan pertanian modern.
Saat yang sama, Kapusdiktan Idha Widi Arsanti menjelaskan, "Kami punya BPP model pembelajaran, sawah, tambak, dan sekarang smart screen house. Kami akan mengintegrasikan semua itu sehingga Polbangtan Bogor ke depannya akan menjadi kawasan agroeduekowisata. Adapun pembangunan smart screen house diperkirakan selesai pada akhir Oktober 2020."
"Saat ini, banyak masyarakat kita haus akan tempat rekreasi. Selain sebagain sarana pembelajaran mahasiswa dan dosen, smart screen house ini diharapkan juga bisa mewadahi itu. Sementara ini, kami membangun smart screen house seluas 2.400 m2 di atas lahan bekas kebun rambutan yang sudah tidak produktif dengan luas lahan 1 ha. Tidak menutup kemungkinan, smart screen house ini akan dikembangkan lagi di lahan-lahan yang tidak produktif. Tahun depan kami sudah komunikasi dengan PSP untuk membangun smart screen house di Polbangtan Yogyakarta–Magelang," pungkas Idha.(234)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










