
Tiga mahasiswa Fakultas Peternakan UNDIP menciptakan I-Care : Antiseptik 2in1 (Hand sanitizer dan Gel Puting) pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2019 | Sumber Foto:Dok Instimewa
AGRONET -- Tangan merupakan perantara dalam penyebaran penyakit dan infeksi pada manusia maupun ternak karena tangan manusia sangat rentan sebagai sumber infeksi bakteri.
Kegiatan mencuci tangan dapat menurunkan jumlah bakteri sekitar 58% pada telapak tangan (Rachmawati dan Triyana, 2008). Seiring dengan perkembangan zaman, mencuci tangan terlihat lebih praktis yaitu dengan menggunakan suatu cairan atau gel antiseptik yang bisa digunakan di mana saja dan kapan saja tanpa harus membilasnya dengan air, yang biasa disebut hand sanitizer.
Persiapan peternak saat melakukan pemerahan biasanya hanya dengan mencuci tangan saja. Tanpa disadari, bakteri yang ada pada tangan belum sepenuhnya mati. Di sisi lain, bakteri pada puting dapat menyebabkan radang kelenjar air susu (mastitis) pada sapi perah.
Terserangnya mastitis pada sapi perah tentu sangat merugikan peternak karena susu yang dihasilkan bisa ditolak oleh Industri Pengolah Susu (IPS). Menurut Sudarwanto dan Sudarnika (2008) bahwa penolakan susu yang dihasilkan mencapai 30 sampai 40%.
Cemaran bakteri pada susu sapi perah dapat dicegah dengan mencelupkan puting ke dalam larutan antiseptik setelah proses pemerahan selesai (teat dipping). Sampai saat ini, industri peternakan sapi perah masih banyak menggunakan antiseptik sintetis. Kekurangan yang dimiliki antiseptik sintetis yaitu dapat meninggalkan residu kimia pada susu. Apabila susu yang mengandung residu kimia dikonsumsi oleh manusia maka akan sangat berbahaya bagi kesehatan.
Permasalahan tersebut mendorong tiga mahasiswa Fakultas Peternakan dan Pertanian Undip yaitu Susan Sitha Irma Yuhanita, Prasetyo Ardiansyah dan Tituk Suselowati untuk menciptakan I-Care : Antiseptik 2in1 (Hand sanitizer dan Gel Puting) pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2019 di bawah bimbingan Dian Wahyu Harjanti dari Laboratorium Produksi Ternak Potong dan Perah.
I-Care dibuat dari bahan baku daun jati merah (Tectona grandis Linn. F.). Daun jati merah memiliki senyawa aktif saponin, flavonoid dan antioksidan yang berfungsi sebagai antibakteri di mana mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Selain itu, daun jati merah juga memiliki kandungan senyawa aktif antosianin.
Antosianin adalah bagian dari senyawa fenol yang tergolong flavonoid yang menyebabkan warna kemerahan pada ujung daun. Fungsi dari senyawa antosianin yaitu sebagai antioksidan yang mampu menghambat oksidasi toksik. Adanya senyawa antibakteri ini diharapkan dapat mencegah pertumbuhan bakteri pada tangan serta mencegah masuknya bakteri ke dalam puting setelah dilakukannya proses pemerahan sehingga dapat mencegah mastitis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa antiseptik I-Care berbahan dasar ekstrak daun jati merah dengan konsentrasi 0,02% saja sudah terbukti efektif dalam menurunkan jumlah bakteri pada telapak tangan dan cemaran bakteri dalam susu. Bakteri pada tangan dapat menurun setelah 30 detik pemakaian sedangkan penurunan jumlah bakteri susu terjadi setelah 5 hari pemakaian dan semakin menurun selama 10 hari pemakaian.
Apabila dibandingkan dengan antiseptik komersial povidone iodine 10%, efektifitasnya sama yaitu sebagai antibakteri. Hal ini menunjukkan bahwa selain mampu menjaga kesehatan kebersihan tangan, I-Care juga mampu menjaga kesehatan kelenjar mammary pada sapi perah.
Tim PKM berharap inovasi I-Care ini dapat meningkatkan kesadaran peternak akan sanitasi pada tangan mereka maupun pada ternaknya. Selain itu, mereka berharap produk I-Care dapat dikenal lebih luas.
“Kami ingin berkerja sama dengan perusahaan yang sejenis dengan produk I-Care sehingga dapat dikenal lebih luas dan mempopulerkan antiseptik 2in1 berbahan herbal,” ujar Susan selaku Ketua PKM Penelitian I-Care.. (Tituk Suselowati// 234)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










