Gelar Yudisium Mahasiswa, Polbangtan Manokwari Dorong Lulusan Jadi Penggerak Kemajuan Pertanian

Kamis, 14 Agustus 2025, 14:03 WIB

Yudisium Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari menggelar Yudisium mahasiswa tingkat IV Tahun Akademik 2024/2025 | Sumber Foto:Polbangtan Manokwari

AGRONET -- Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari menggelar Yudisium mahasiswa tingkat IV Tahun Akademik 2024/2025, Kamis (14/8/2025), di Auditorium Polbangtan Manokwari.

Acara dihadiri Ketua Senat, unsur pimpinan Polbangtan Manokwari, di antaranya Wakil Direktur III, para kepala bagian, ketua jurusan, kaprodi, dosen, serta pegawai.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam arahannya menegaskan bahwa lulusan Polbangtan memiliki peran penting sebagai garda terdepan pembangunan pertanian nasional.

“Negara membutuhkan tenaga-tenaga muda yang terdidik, profesional, dan siap bekerja di lapangan. Kalian adalah calon penyuluh, wirausaha, sekaligus motor penggerak pertanian Indonesia. Manfaatkan ilmu yang didapat di Polbangtan untuk berkontribusi nyata bagi petani dan bangsa,” kata Mentan.

Senada dengan itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Ida Widi Arsanti, menekankan pentingnya kesiapan lulusan menghadapi tantangan sekaligus peluang di sektor pertanian.

“Lulusan Polbangtan dibekali kompetensi teknis dan sertifikat profesi yang menjadi modal kuat dalam memasuki dunia kerja. Selain itu, peluang menjadi job creator di bidang pertanian terbuka lebar, baik melalui inovasi usaha tani maupun program strategis pemerintah,” ujar Ida.

Mewakili Direktur Polbangtan Manokwari, Wakil Direktur I Latarus Fangohoi menyampaikan ucapan selamat kepada para mahasiswa yang dinyatakan lulus dari Program Sarjana Terapan, meliputi Prodi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB), Penyuluh Peternakan dan Kesejahteraan Hewan (PPKH), serta Teknologi Produksi Tanaman Perkebunan (TPTP).

“Mulai hari ini kalian berhak menyandang gelar Sarjana Terapan Pertanian maupun Sarjana Terapan Peternakan. Tentu ini anugerah yang harus kita syukuri. Namun, jangan lupa sebagian masih memiliki tanggungan laporan tugas akhir. Segera selesaikan agar kelulusan ini benar-benar menjadi bekal menghadapi dunia kerja yang tantangannya jauh lebih berat,” pesannya.

Latarus juga mengingatkan besarnya peluang kerja bagi lulusan Polbangtan di sektor pertanian, khususnya tenaga penyuluh, sekaligus mendorong mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi melalui sertifikasi serta menumbuhkan semangat menjadi pencipta lapangan kerja.

“Bagi yang ingin menjadi job creator, peluang pembangunan pertanian sangat terbuka. Misalnya melalui Brigade Pangan, di mana 15 anggota mampu menggarap 200 hektare dengan potensi penghasilan lebih dari Rp10 juta per bulan. Itu peluang besar bagi kalian,” pungkasnya.

 

Sumber :

Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari