Kementan dan Kemendag Sinergi Amankan Stok dan Harga Bawang Merah

Minggu, 05 Maret 2023, 10:32 WIB

Kementerian Pertanian dan Perdagangan yang telah memfasilitasi distribusi dari petani langsung pasar | Sumber Foto:Kementan

AGRONET -- "Saya dengan Pak Mentan dan Pak Wagub Jawa Tengah mengapresiasi ini acara panen bawang merah yang luar biasa. Ini adalah salah satu indikator bahwa surplus itu ada dan tentunya bisa menjawab kebutuhan pasar," ucap Jerry.
 
Jerry menyampaikan Kemendag menyambut baik upaya jajaran Kementan dalam menjaga ketersediaan bawang merah khususnya di pasar - pasar. Hasil laporan pengecekan pasar di beberapa lokasi seperti Samarinda, Garut, Sumatera hingga Indonesia bagian timur memastikan harga - harga bahan pangan diantaranya bawang merah terkendali dengan baik.
 
"Panen hari ini sekaligus menyakinkan semua pihak, semua stakeholder bahwa barang cukup, ketersediaan aman dan tentunya bisa berkontribusi kepada kepentingan masyarakat," tegasnya.
 
Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) , Taj Yasin Maimoen mengatakan ungkapan terima kasih kepada Kementan dan Kemendag yang terus memperhatikan petani Jateng melalui program dan bantuan yang diberikan dalam pengembangan sektor pertanian, salah satunya bawang merah.
 
"Kami berterima kasih kepada Pak Menteri Pertanian dan Perdagangan yang telah memfasilitasi distribusi dari petani langsung pasar, ini yang kita harapkan sehingga ini bisa mengatur supaya harga bawang merah bisa stabil,"kata Taj Yasin.
 
Pada kesempatan yang sama, Pj Bupati Brebes Urip Sihabudin melaporkan sesuai data dari BPS, salah satu sentra produksi terbesar di Indonesia adalah kabupaten Brebes dengan produksi sebesar 341.056 ton pada tahun 2021. Sedangkan pada tahun 2022, produksi bawang merah mengalami peningkatan menjadi 384.448 ton dengan produktivitas 11,8 ton per hektar.
 
"Ini membuktikan komitmen kami dalam penyediaan stok utamanya bawang merah, kami siap untuk tiap hari bahkan mungkin kita bisa mengirim 2 sampai 27 truk dengan kapasitas masing - masing 7 ton, kami siap suplai sampai menjelang hari raya Idul Fitri yang akan datang," tutup Urip.
 
Sumber :
Kementerian Pertanian