Gandeng RRI Manokwari, Polbangtan Suarakan Kegiatan Petani Milenial

Rabu, 14 Oktober 2020, 10:49 WIB

Dialog Luar Studio RRI Manokwari bertempat di Aula Polbangtan Manokwari membahas tentang Minat Generasi Muda pada Sektor Pertanian | Sumber Foto:Istimewa

AGRONET -- Opini yang menyatakan generasi muda tidak mau lagi menjadi petani mampu ditepis oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL).  “Di era pandemic covid-19 ini, banyak generasi muda pertanian yang muncul lewat start-up bidang pertanian,” sebut Menteri SYL.

Kerjasama dengan Bukapalak pun terjalin.  Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi menyebutkan, “Dengan adanya kerjasama ini, petani milenial mampu memasarkan produknya hingga ke luar negeri.  Ayo saling dukung, syarat-syarat yang diperlukan silahkan dipenuhi.”

Menyikapi ajakan Kepala BPPSDMP, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari telah siap memamerkan produk dengan label “Isotonik Akway”.  “Asli Papua,” sebut Wakil Direktur III Polbangtan Manokwari, Carolina Diana Mual pada Rabu (14/10) di Aula Polbangtan Manokwari.

Penyampaian tersebut bertepatan dengan kegiatan Dialog Luar Studio yang diadakan oleh Radio Republik Indonesia (RRI) Manokwari dengan Topik “Minat Generasi Muda Pada Sektor Pertanian”.  Dalam kegiatan juga disinggung peran petani milenial menyukseskan program Kostratani.

Para petani milenial diharapkan mampu mampu menarik minat generasi milenial lain untuk menekuni usaha di bidang pertanian. Seperti Sulasti Ayu Umasugi, Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Manokwari, yang telah menjadi petani milenial lewat Program Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP). 

Sukses menjalankan usaha nursery bersama teman-teman dengan bernama “Byrias Mawama”, Kini gadis manis yang biasa dipanggil ayu.  Dalam kesempatan berbeda Direktur Polbangtan Manokawari, Purwanta menyebutkan, “Program PWMP nyata telah memberi semangat bagi mahasiswa Polbangtan Manokwari dalam menekuni bidang pertanian.”  (269)