KKP Galakan Budidaya Ikan Minapadi

Minggu, 03 Mei 2020, 14:50 WIB

Tahun 2020 KKP telah menyiapkan bantuan untuk 100 Ha lahan minapadi baru di seluruh Indonesia. | Sumber Foto: Humas KKP

AGRONET -- Program bantuan pemerintah budidaya ikan sistem minapadi sebagai salah satu kegiatan prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus digulirkan kepada masyarakat. Selain sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan ikan air tawar, bantuan ini diharapkan juga dapat mengaktifkan kegiatan budidaya ikan agar tetap berlangsung di tengah wabah Covid-19.

Salah satu bantuan budidaya ikan sistem minapadi yang telah diserahkan baru-baru ini, Kamis (30/4), kepada kelompok Pokdakan Minajaya di Kecamatan Tombatu Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara yang memiliki lahan seluas 6 hektare (Ha).

Paket bantuan yang diberikan berupa benih ikan nila 60 ribu ekor, 6,6 ton pakan ikan mandiri, serta sarana dan prasarana operasional dengan total bantuan senilai Rp 197,8 juta.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Minahasa Tenggara, Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Tatelu, Kepala Dinas Perikanan, serta perangkat desa setempat

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto, dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (2/5) menyatakan minapadi merupakan model inovasi akuakultur yang dapat memberikan keuntungan berlipat. Sistem minapadi dapat menjadi salah satu solusi yang tepat untuk diterapkan, terutama di tengah kelesuan ekonomi akibat pandemi Covid-19 yang tengah mewabah.

Menurutnya, berbagai keunggulan dari budidaya ikan sistem minapadi seperti mampu menghasilkan padi organik dengan peningkatan hasil panen padi 2-3 ton, dan pendapatan tambahan dari ikan minimal 1 ton per hektare. Keuntungan lainnya adalah pada saat proses produksi padi tidak mengggunakan pestisida serta minim dalam penggunaan pupuk sehingga total petani dapat memperoleh tambahan pendapatan hingga 40%.

Pada tahun 2019 KKP telah menggelontorkan bantuan budidaya ikan sistem minapadi ke 18 Kabupaten/Kota di 12 Provinsi di seluruh Indonesia dengan total luas lahan sebesar 400 Ha. Sedangkan di tahun 2020 KKP telah menyiapkan bantuan untuk 100 Ha lahan minapadi baru di seluruh Indonesia.

"Untuk penyaluran bantuan yang tepat sasaran, sebelumnya kami telah memastikan betul akan kelayakan calon penerima bantuan dan persyaratan teknis lokasi yang diperlukan, seperti kemiringan tanah, status kepemilikan lahan, kelancaran sumber air, dan akses transportasi dan komunikasi yang baik, serta kelembagaannya Hal ini penting untuk dilakukan guna mendukung kelancaran dan keberlanjutan usaha yang digeluti oleh penerima bantuan,” tambah Slamet.

“Dengan dukungan dan peran serta dinas serta penyuluh perikanan setempat dan juga keuletan serta kegigihan dalam melakukan usaha, niscaya usaha budidaya ikan sistem minapadi dapat turut membantu perekonomian masyarakat di daerah,” pungkas Slamet. (139)