
LOVE: Life of Agriculture Virtual Literacy dengan tema “Tindak Lanjut Pengalihan Penyuluh ke Pusat” | Sumber Foto:BB Pustaka Kementan
AGRONET -- Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian (BB Pustaka) kembali menggelar kegiatan LOVE: Life of Agriculture Virtual Literacy dengan tema “Tindak Lanjut Pengalihan Penyuluh ke Pusat.” Sharing session dalam kegiatan LOVE dengan tema pengalihan penyuluh kembali diangkat sebagai bentuk persiapan tegas penuh harapan untuk para penyuluh terkait peran krusialnya kedepan untuk memperkuat swasembada pangan.
Kepala BB Pustaka, Eko Nugroho Dharmo Putro, membuka kegiatan dengan apresiasi terhadap semangat penyuluh mengikuti seluruh proses pengalihan. Menurutnya pengalihan penyuluh dalam naungan pemerintah pusat menjadi satu komando akan memberi dampak yang positif. “Desember, Bapak Presiden akan mendeklarasikan Indonesia swasembada pangan, semoga ada kabar gembira juga untuk kita insan Kementerian Pertanian.” jelasnya.
I GST. Made NGR Kuswandana, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian hadir memberikan semangat terkait penguatan peran penyuluh dalam regulasi pengalihan dari daerah ke pusat. Menurutnya regulasi ini dilakukan sudah sesuai dengan cita-cita presiden terkait percepatan perwujudan swasembada pangan. Perlu kolaborasi yang baik dari segala lini dan penyuluh memiliki peran besar dalam keberlangsungannya. Terdapat 3 hal krusial dalam pengalihan penyuluh yaitu penggajian, kelembagaan, dan BPP.
“Gaji sangat penting, banyak risiko yang akan muncul. Kedua masalah kelembagaan, kami tempatkan Kelsi (Ketua Kelompok Substansi) dan Katimker (Kepala Tim Kerja) di provinsi lokus di BRMP, ini untuk mengoordinir teman-teman disetiap daerah, bersama dengan BPP (Balai Penyuluhan Pertanian). BPP adalah pekerjaan rumah kita semua, BPP tidak boleh dialihfungsikan, tidak boleh dipindahtangankan.”
Data terbaru jumlah pengalihan penyuluh disampaikan oleh Nurwahida, Kepala Biro Organisasi Sumber Daya Manusia Aparatur (OSDMA) Kementerian Pertanian. Pengalihan kini telah bersiap memasuki Batch 3 pada Desember 2025. Biro OSDMA telah mengalihkan sebanyak 30.318 penyuluh pertanian pada Batch 1 dan 4.037 penyuluh pertanian pada Batch 2. Surat Keputusan (SK) Pengalihan yang telah tuntas dan terbit pada Batch 1 dan 2 dapat dilihat pada website MyASN. Nurwahida berharap semua penyuluh dan stakeholder dapat terus bersinergi dalam proses ini.
“Semoga proses pengalihan berjalan lancar dan awal Januari 2026 kita dapat menjadi saudara yang saling bersinergi, saudara kandung Kementerian Pertanian” pungkasnya.
Imam Hanafi, Penyuluh Pertanian Kota Bogor, menanyakan tentang wilayah binaan. “Semangat Pak Menteri luar biasa, satu Januari nanti kami juga ingin ikut gaspol, maka dari itu perlu kejelasan terkait wilayah binaan ini.” ungkapnya.
Pengalihan penyuluh ke pusat menjadi langkah strategis yang memerlukan kejelasan, sinergi, dan kesiapan bersama. Melalui penyampaian regulasi, data terbaru, serta aspirasi dari para penyuluh di daerah, kegiatan LOVE memfasilitasi koordinasi lintas unit untuk memastikan transisi berjalan lancar. Dengan komitmen pemerintah dan semangat para penyuluh, awal 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan peran penyuluhan dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional.
Sumber :
Balai Besar Perpustakaan dan Literasai Pertanian
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










