Dalam tiga tahun terakhir, luas lahan tebu menunjukkan peningkatan siginifikan di Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Padipath Namkhet: Petani Blitar Tertarik Tanam Tebu karena Menguntungkan

Jumat, 05 April 2024, 16:44 WIB

Lahan terbu di Blitar menunjukkan peningkatan luas dalam tiga tahun terakhir. | Sumber Foto:Dok. RMI-Mitro Phol

AGRONET – Kerja sama  kemitraan antara PT Rejoso Manis Indo (RMI)-Mitr Phol dengan para petani mulai menunjukkan hasilnya. Dalam tiga tahun terakhir, luas lahan tebu menunjukkan peningkatan siginifikan di Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

“Minat petani di Blitar untuk menanam tebu menunjukkan peningkatan karena mereka merasakan, pendapatan mereka dari tebu justru lebih unggul dibandingkan tanaman lain,” ujar Vice President Cane Supply PT RMI-Mitr Phol,  Padipath Namkhet, kepada Agronet, Jumat (5/4/2024).

Pernyataannya ini didukung oleh citra satelit yang menunjukkan luas hamparan ladang tebu di Blitar.

Hamparan Kebun Tebu di Kawasan , Akselerasi Pengembangan Tebu di Kabupaten Blitar oleh RMI - Mitr Phol. Pada  2022, lahan tebu di Blitas  seluas 20.575 hektare.  Setahun kemudian, lahan itu bertambah menjadi 21.731 hektare. Bahkan menjelang pertengahan 2024, penambahn signifikan terlihat sehingga luasnya mencapai 22.794 hektare.

“Ini menunjukan bertambahnya minat petani untuk menanam tebu,” ujar Padipath optimistis.

Salah rahasia diusung perusahaan untuk menarik minat petani menanam tebu adalah Sistem Pembelian Tebu (SPT) yang memberi kepastian harga yang transparan. Skema ini meraih kepercayaan para petani yang bermitra dengan perusahaan, karena pembayaran hasil panen yang cepat. Bahkan, hanya dalam hitungan dua pekan, petani sudah dapat menerima transfer hasil penjualan ke rekening mereka. (yen)