Malaysia 100 persen tergantung pada impor raw sugar untuk kebutuhan dalam negerinya.    

Malaysia: Kebijakan Industri Gula Kita Tergantung Pasokan Global

Jumat, 19 Januari 2024, 08:33 WIB

Raw sugar | Sumber Foto:Negative Space

AGRONET –  Kebijakan industri dan pasokan gula dalam negeri Malaysia tidak dapat hanya melihat pada harga gula di pasar setempat. Hal ini diungkap Menteri Perdagangan dalam Negeri dan Biaya Hidup Malaysia Armizan Mohd Ali.

Menurut Armizan, faktor lain seperti stabilitas raw sugar impor dan keberlangsungan rantai pasokan industri gula olahan juga harus menjadi perhatian. Apalagi, katanya, Malaysia 100 persen tergantung pada impor raw sugar untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“Dalam beberapa tahun terakhir, dunia menghadapi kenaikan harga raw sugar dan yang lebih mengkhawatirkan adalah adanya risiko kelangaan pasokan gula global,” ujar Armizan yang diunggah di lama Facebook pada Rabu (17/1/2024) dan dikutip the Sun Daily.

Armizan juga mengutip artikal yang ditulis di Business Mirror sebelumnya. Menurut artikel itu, pedagang gula terbesar dunia yaitu Alvean, memperkirakan dunia akan mengalami defisit pasokan gula selama enam tahun berturut-turut.

“Diperkirakan bahwa pasar global akan mengalami defisit gula terparah hingga mencapai 5,4 juta metrik ton tahun ini, dibandingkan defisit tahun lalu yang hanya mencapai 1 juta metrik ton,” kata Amrizan.  

“Kondisi ini akibat sejumlah faktor termasuk cuaca yang tidak kondusif untuk lahan tebu, masalah domestik di negara penghasil gula seperti India dan Thailand, dan juga konflik geopolitik yang menyebabkan berkurangnya panen bit sugar yang selama ini dinilai sebagai salah satu sumber penghasil gula selain tebu,” katanya menambahkan. (yen)