India berisiko menjadi menjadi net importer untuk komoditas gula pada kurun waktu antara semester awal 2025.

Panen tebu di Karnataka, India | Sumber Foto:ILO Asia Pacific/Flickr
AGRONET – India diramalkan menjadi menjadi net importer untuk komoditas gula pada kurun waktu antara semester awal 2025. Pertama kalinya sejak 2017, produksi gula India melandai sehingga diperkirakan bakal menciptakan kesenjangan antara kebutuhan dan pasokan. Rendahnya curah hujan menjadi penyebabnya sehingga bisa menurunkan minat petani untuk menanam tebu.
Penurunan hasil panen yang dimulai Oktober lalu terlihat di dua negara bagian penghasil gula terbanyak Maharashtra dan Karnataka. Kedua wilayah itu berkontribusi hingga separuh produksi gula India. Selama ini India menyumbang 12 persen pasokan gula global.
Kondisi ini memperkuat sinyal bahwa India mungkin akan melarang ekspor pada 2024. Bahkan, produksi akan lebih rendah pada musim panen berikutnya, yang berlangsung hingga September 2025.
Rendahnya permukaan sumber air di Maharashtra Karnataka, membuat banyak petani beralih dari menanam tebu. Mereka diperkirakan akan memilih untuk menanam tanaman yang membutuhkan lebih sedikit air seperti sorgum dan kacang arab. Kesimpulan ini diambil Reuters setelah melakukan survei terhadap lebih dari 200 petani.
Kalukasi Reuters ini sejalan dengan perkiraan internal yang dilakukan asosiasi produsen gula. Sementara hasil menurun, konsumsi justru akan meningkat pada periode yang sama. Sumber di kalangan produsen gula India mengatakan kepada Reuters, ada kemungkinan bahwa India akan mengimpor gula pada semester awal 2025. Sementara Departemen Pangan dan Distribusi Umum India belum berkomentar mengenai ini.
Prospek menurunnya hasil panen dan kemungkinan impor membuat kondisi ini terjadi pertama kalinya bagi India sejak 2017. Hal ini mendorong harga gula global yang sebelumnya sempat mencapai titik tertinggi beberapa kali sepanjang November. Sementara pengekspor terbesar dunia akan tetap dipegang Brasil.
Sebelumnya, Pemerintah India telah melarang penggunaan sugarcane juice dan sugar syrup untuk produksi etanol yang mulai berlaku pada Desember 2023 - November 2024. Langkah tersebut diambil Pemerintah India untuk mengantisipasi produksi gula India diperkirakan turun pada musim 2023/2024. (yen)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Kamis, 19 Februari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Minggu, 08 Maret 2026
Sabtu, 21 Februari 2026
Kamis, 19 Februari 2026









