Harga gula mentah #11 pada Senin menyentuh titik terendah dalam 5 setengah bulan terakhir.

Gula | Sumber Foto:Rawpixel
AGRONET – Harga gula mentah #11 (raw sugar) di pasar dunia pada Senin (11/12/2023) menyentuh titik terendah dalam 5 setengah bulan terakhir. Sedangkan harga gula putih #5 turun 2,6 persen menjadi 637,70 dolar AS per ton.
Gula mentah #11 sempat menyentuh harga 21,65 sen AS per pon pada Senin. Reuters melaporkan, ini harga terendah dalam lima setengah bulan terakhir. Namun pada penutupan Senin sore, harga bertengger pada angka 22,47 sen AS per pon.
Para pemasok mengatakan, perubahan kebijakan India soal produksi etanol pekan lalu bakal mendongkrak produksi gula mereka. Para analis dari Green Pool Commodity Specialists menyebutkan, kebijakan itu bisa menaikkan produksi gula sebesar 2 juta ton ke pasokan domestik India.
Di sisi lain, sebagian wilayah Brasil juga mencatat panen tebu yang di luar dugaan. Pada pertengahan November, produksi Brasil naik 30,9 persen year on year menjadi 39,412 juta ton.
Unica akan mengumumkan hasil produksi akhir November pada Selasa (12/12/2023) waktu setempat. Namun, survei S&P Global Commodity Insights memperkirakan, produksi gula pada periode panen tahun ini naik 1,25 juta ton dari tahun sebelumnya. Ini meningkat 20 persen dari perkiraan sebelumnya.
Sentimen pada harga gula juga datang dari International Sugar Organization (ISO) yang pada 15 November lalu mengumumkan perkiraan kenaikan produksi gula global. Menurut ISO, pasokan global 2023/2024 mencapai 179,9 juta metrik ton dari perkiraan semula 174,8 juta metrik ton. Defisit gula yang diperkirakan mencapai 2,1 juta metrik ton dikoreksi menjadi 335 ribu metrik ton. (yen)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Kamis, 19 Februari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Minggu, 08 Maret 2026
Sabtu, 21 Februari 2026
Kamis, 19 Februari 2026









