Saat ini Zimbabwe memiliki dua pabrik gula dengan kapasitas produksi gula tahunan gabungan sekitar 640.000 juta ton.

Gula | Sumber Foto:Pqgw/Flickr
AGRONET – Pengembangan Industri gula dalam negeri ternyata dilirik Zimbabwe. Negeri di Afrika ini mengundang investor lokal dan internasional untuk mendirikan pabrik gula baru agar industri ini lebih kompetitif.
Menteri Perindustrian dan Perdagangan Thomas Utete Wushe mengtakan, Pemerintah Zimbabwe sedang mencari investor yang dapat mendirikan pabrik baru di wilayah tenggara Lowveld yang berbatasan dengan Mozambik dan Afrika Selatan dengan kapasitas untuk memproses 10 hingga 50 juta ton gula per tahun. Pabrik ini akan melayani para petani yang mencari sumber-sumber alternatif untuk menggiling tebu mereka.
Saat ini Zimbabwe memiliki dua pabrik gula dengan kapasitas produksi gula tahunan gabungan sekitar 640.000 juta ton. Tongaat Hulett Ltd. yang berbasis di Afrika Selatan memiliki saham di kedua pabrik tersebut.
"Investor akan memutuskan apa yang ingin mereka dirikan, tetapi ini adalah proyek baru yang berbeda dari operasi saat ini yang telah didirikan oleh Tongaat Hulett," kata Wushe seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (2/11/2023).
"Kami mencari sesuatu yang baru," katanya.
Tahun lalu Tongaat mengalami kegagalan kepemimpinan setelah mereka gagal pulih dari skandal yang mengungkap tumpukan utang. Operasi gulanya di Botswana, Mozambik, dan Zimbabwe tidak mengalami kesulitan keuangan dan terus melakukan perdagangan. Para praktisi penyelamat bisnis saat ini sedang mempertimbangkan untuk mengajukan penawaran kepada perusahaan ini. (tar)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Kamis, 19 Februari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Minggu, 08 Maret 2026
Sabtu, 21 Februari 2026
Kamis, 19 Februari 2026









