Pembahasan yang telah berlangsung lima tahun menemui jalan buntu.

Ladang tebu di Queensland, Australia. | Sumber Foto:Wikimedia
AGRONET -- Menteri Perdagangan Australia Don Farrell mengatakan negeranya menolak proposal yang diajukan Uni Eropa (UE) untuk perjanjian perdagangan bebas. Sebelumnya, Australia menyatakan bahwa Negeri Kanguru ini ingin akses yang lebih luas untuk pasar gula, daging sapi dan domba di Eropa.
Farrell mengatakan, tampaknya kesepakatan ini tidak akan tercapai dalam beberapa tahun kedepan. Asosiasi industri pertanian terbesar di Australia berterimakasih pada pemerintah karena tidak sekadar "menyelamatkan diri sendiri". Mereka menghargai sikap Pemerintahnya yang menolak menandatangi kesepakatan dengan UE yang dinilai tidak menguntungkan.
Kedua belah pihak sudah bernegosiasi sejak 2018, Australia ingin meningkatkan ekspor produk pertaniannya dengan menghapus tarif dan memperluas kuota ke Eropa. Sementara Eropa ingin mendapatkan akses lebih luas ke indutri mineral penting Australia.
Pernyataan Farrell disampaikan setelah pertemuan menteri perdagangan G7 di Osaka Jepang akhir pekan lalu. Ia mengatakan tidak ada kemajuan yang dicapai.
"Saya datang ke Osaka dengan niat menyelesaikan kesepakatan perdagangan bebas," kata Farrell yang dimuat Reuters Senin (30/10/2023).
"Sayangnya kami tidak bisa membuat kemajuan, negosiasi akan berlanjut, dan saya berharap suatu hari kami akan menandatangani kesepakatan yang menguntungkan Australia dan teman-teman Eropa kami," katanya.
Uni Eropa merupakan salah satu pasar tunggal terbesar di dunia. Menteri Pertanian Australia Murray Watt mengatakan, Uni Eropa hanya mengubah sedikit proposal yang mereka ajukan tiga bulan yang lalu.
"Kami masih belum bisa melihat Uni Eropa meningkatkan tawarannya pada produk seperti gula, daging sapi, daging domba dan produk susu, cukup membuat kami berpikir kesepakatan ini kepentingan nasional Australia," katanya pada ABC News.
Sementara itu Menteri Perdagangan Uni Eropa Valdis Dombrovskis mengatakan blok Eropa sudah menawarkan akses pasar produk pertanian yang menguntungkan pada Australia. Tapi tetap mempertimbangkan kepentingan sektor pertanian Eropa.
"Sayangnya, mitra kami di Australia tidak dapat terlibat berdasarkan zona pendaratan yang telah diidentifikasi sebelumnya. Oleh karena itu, kami tidak dapat membuat kemajuan," katanya. (tar)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Kamis, 19 Februari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Minggu, 08 Maret 2026
Sabtu, 21 Februari 2026
Kamis, 19 Februari 2026









