UE diminta menawarkan akses pasar yang lebih baik untuk sejumlah produk Australia.

Australia Minta UE Beri Akses Lebih Baik untuk Gula

Jumat, 27 Oktober 2023, 09:32 WIB

Bendera Australia (ilustrasi) | Sumber Foto:Lachlan Fearnley/Wikimedia

AGRONET -- Menteri Perdagangan Australia Don Farrell mengatakan Uni Eropa (UE) harus menawarkan akses pasar yang lebih baik untuk gula, daging domba, dan daging sapi Australia. Hal itu harus dilakukan bila ingin Canberra menyetujui kesepakatan perdagangan.

Farrell juga mengatakan Uni Eropa mendesak menurunkan kuota Australia. Karena Australia mengambil pasar produk pertanian produsen Uni Eropa di Inggris setelah Australia mencapai kesepakatan dagang dengan Inggris pada tahun 2021.

Negosiasi kesepakatan dagang Australia-Uni Eropa sudah berlangsung sejak 2018. Farrell akan bertemu Komisioner Perdagangan Uni Eropa Valdis Dombrovskis di pertemuan Menteri Perdagangan G7 di Jepang pada 28 dan 29 Oktober.

Ia memperingatkan bila kesepakatan ini tidak segera disetujui, pemilihan Uni Eropa tahun depan dapat menunda proses negosiasi selama bertahun-tahun. Kelompok industri pertanian Australia mendesak Farrell untuk tidak menandatangani perjanjian apa pun kecuali Uni Eropa memperbaiki tawarannya.

"Kami membutuhkan tawaran yang lebih baik dari mereka pada gula, daging domba dan sapi," kata Farrell dalam wawancaranya dengan Michelle Grattan di siniar untuk the Conversation, Rabu (25/10/2023).

"Salah satu argumen mereka ke saya adalah kami sangat sukses dalam perjanjian perdagangan dengan Inggris yang mengambil banyak pasar mereka di Inggris untuk gula, daging sapi dan domba," katanya.

Farrell menambahkan ketidaksepakatan soal hak penamaan makanan juga belum selesai. Uni Eropa ingin nama seperti feta atau prosecco (anggur putih) digunakan untuk produk yang dibuat di Eropa, produsen Australia menolak hal ini.

Namun Farrell mengatakan masih ada kemungkinan kesepakatan ditanda tangani pekan ini. Australia ingin menggunakan perjanjian perdagangan bebas untuk mendorong ekspor produk pertaniannya dengan menghapus tarif dan memperbanyak kuota, sementara Eropa ingin akses yang lebih luas ke pasar industri mineral Australia.

Kedua belah pihak belum mengungkapkan posisi negosiasinya. Tetapi pada bulan ini kantor berita Reuters melaporkan Uni Eropa telah mengusulkan kuota impor gula yang sangat rendah sehingga tidak layak secara komersial untuk dikirimkan. (tar)