Kenaikan harga gula dan kelangkaan pasokan mendorong pengamat industri memproyeksikan kenaikan harga permen tahun ini.

Aneka permen | Sumber Foto:Pickpik
AGRONET -- Wakil presiden senior Wells Fargo’s Agri-Food Institute David Branch mengatakan, kelangkaan gula tidak menyebabkan kenaikan harga panganan manis. Menurut dia, ada faktor lain dapat menjadi penyebab kenaikan harga.
Salah satu alasan Branch percaya harga gula tidak akan menjadi penyebab konsumen membayar lebih mahal untuk makanan manis adalah karena harga tanaman AS tidak selalu terkait dengan harga global.
"AS memiliki mekanisme harga internal untuk penjualan gula mentah dan gula rafinasi," ujar Branch seperti dikutip dari Supply Chain Dive, Rabu (25/10/2023).
"Pasar gula global bersifat tertutup, bukan pasar yang terbuka dan bebas. Setiap negara penghasil gula memiliki program mereka sendiri yang membatasi ekspor dan impor serta memberlakukan tarif," tambahnya.
Data dari asoasiasi perusahaan ritel Amerika Serikat, National Retail Federation menunjukkan penjualan permen di negara itu dapat mencapai 3,6 miliar dolar AS tahun ini. Angka ini naik 16,1 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 3,1 miliar persen. Namun, sebagian besar gula yang digunakan untuk memproduksi permen Amerika berasal dari dalam negeri, karena kebijakan pertanian federal mengharuskan 85 persen pembelian gula berasal dari produsen di AS.
Menurut data Departemen Pertanian AS (USDA), harga gula rafinasi putih global pada September adalah 32 sen dolar AS per pon atau naik 35 persen dari tahun ke tahun. Tahun lalu, harga gula pada kisaran 24 sen dolar AS. Namun, Branch mengatakan berdasarkan data USDA September lalu pasokan gula AS saat ini lebih tinggi daripada pada musim tanam 2020-2021, dengan 300.000 pon pasokan yang tersedia.
Menurut Branch, hal ini mengindikasikan situasi harga gula tidak berdampak signifikan terhadap harga makanan manis. Ia menambahkan konsumen yang memiliki masalah keuangan mungkin akan mengurangi pembelian permen tahun ini.
Proyeksi kenaikan harga
Kenaikan harga gula dan kelangkaan pasokan mendorong pengamat industri memproyeksikan kenaikan harga permen tahun ini. Pola cuaca kering di wilayah penghasil tebu di India dan Thailand membuat harga gula dunia sudah merangkak naik sejak awal 2023.
Di tengah kelangkaan dan tingginya harga gula dunia, muncul kekhawatiran harga permen dan coklat akan membengkak pada Halloween tahun ini. Menurut pakar, harga permen dapat melonjak menjelang musim gugur. Hal inilah yang ditampik Branch.
Berdasarkan laporan Indeks Harga Konsumen terbaru yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS, harga eceran gula dan pemanis lainnya meningkat 6,5 persen selama setahun terakhir, dan naik 0,3 persen pada September dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Permen dan permen karet mengalami kenaikan harga sebesar 7,5 persen selama setahun terakhir. (tar)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Kamis, 19 Februari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Minggu, 08 Maret 2026
Sabtu, 21 Februari 2026
Kamis, 19 Februari 2026









