Beberapa kapal tertunda bahkan 25 hingga 27 hari

Kapal kontainer (ilustrasi) | Sumber Foto:Rawpixel
AGRONET -- Menurut pengusaha dan analis, dan berdasarkan data pelayaran, pusat ekspor komoditas Brasil mengalami tekanan karena tingginya volume kedelai, jagung, dan gula yang harus kirimkan. Sementara curah hujan di pelabuhan-pelabuhan selatan mulai meningkat.
Para eksportir melaporkan keterlambatan pengiriman kopi karena terbatasnya ketersediaan truk dan kontainer. Sementara waktu tunggu pemuatan kapal semakin lama sehingga menimbulkan biaya tambahan bagi pengusaha dan tertundanya komoditas mencapai tujuan.
Pelabuhan-pelabuhan di Brasil menghadapi volume pengiriman yang tinggi tahun ini. Namun hujan di wilayah selatan yang merupakan titik pengiriman gula terbesar yang pernah terjadi setelah berakhirnya kontrak bulan Oktober di New York dan pengalihan kargo dari pelabuhan utara ke pelabuhan Santos di selatan menghambat pengiriman. Ketinggian air Sungai Amazon menambah tekanan pada sistem.
“Kami mengalami masalah dengan ketersediaan kontainer,” kata kepala pedagang dari salah satu eksportir kopi besar yang enggan disebutkan namanya. Ia menambahkan situasi ini memperlambat ekspor pada bulan September.
Sumber mengatakan industri gula menggunakan lebih banyak wadah sehingga mengurangi ketersediaan. Gula mentah biasanya dikirim dalam jumlah besar, sedangkan gula rafinasi menggunakan kontainer.
Menurut penyedia data pelayaran Datamar, penggunaan kontainer untuk ekspor gula pada tahun ini hingga bulan Agustus melonjak 86 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara jumlah kontainer yang digunakan untuk kopi turun 5 persen. Bagi angkutan curah, waktu tunggu untuk memuat kargo melonjak.
Pada Rabu (18/10/2023) lalu agen pelayaran Williams mengatakan waktu tunggu di CLI, terminal gula utama di Santos pada bulan September semakin lama dari 17 hari menjadi 33 hari. Analis ING mengatakan beberapa pengiriman gula yang dijadwalkan meninggalkan Brasil pada Oktober kemungkinan akan diundur hingga November.
“Kami mendengar beberapa kapal tertunda bahkan 25-27 hari,” kata konsultan industri gula CovrigAnalytics dalam notifikasinya Kamis (19/10/2023).
Jumlah kapal yang memuat gula di Brazil pada pekan lalu naik hampir 40 persen menjadi sekitar 4,2 juta metrik ton, 25 persen lebih banyak dibandingkan waktu yang sama tahun lalu. Sekitar 90 kapal tersedia di pelabuhan untuk memuat gula.
seorang direktur di salah satu eksportir gula terbesar di Brazil mengatakan pembeli sudah memperkirakan adanya penundaan. "Tetapi jika hujan mulai turun deras, maka hal ini bisa menjadi rumit," katanya.
Prakiraan hanya akan turun hujan ringan dalam beberapa hari mendatang di Santos, dan hujan lebat diperkirakan akan terjadi mulai 28 Oktober. Sumber: Reuters.
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Kamis, 19 Februari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Minggu, 08 Maret 2026
Sabtu, 21 Februari 2026
Kamis, 19 Februari 2026









