Pembatasan ekspor akan menekan pasar gula berjangka di New York dan London.

India diperkirakan akan mengumumkan kebijakan ekspor gula . | Sumber Foto:Pxhere
AGRONET -- India diperkirakan akan mengumumkan kebijakanĀ ekspor gula setelah cuaca kering menurunkan produksi tebu di produsen gula terbesar kedua di dunia ini. Langkah ini diperkirakan akan menekan suplai gula di seluruh global.
Dikutip dari Mint, Kamis (12/10/2023) sumber-sumber yang tidak bersedia disebutkan namanya mengatakan Negara Asia Selatan itu kemungkinan akan membatasi pengiriman selama musim baru yang dimulai pada 1 Oktober, dan keputusan ini akan segera diambil. Para sumber mengatakan kuota ekspor beberapa tempat dapat dikeluarkan jika pasokan domestik membaik.
India mencatat musim hujan terlemah dalam lima tahun terakhir dan setiap penurunan hasil pertanian akan menambah tekanan pada pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi untuk mengendalikan inflasi pangan menjelang pemilihan umum bulan depan dan pada tahun 2024.
Pembatasan ekspor akan menekan pasar dan kemungkinan akan meningkatkan harga kontrak berjangka di New York dan London. Juru bicara yang mewakili kementerian pangan dan perdagangan India belum menanggapi permintaan komentar.
India memperkenalkan sistem kuota pada tahun 2022-23 dan membatasi ekspor gula menjadi sekitar 6 juta ton. Langkah yang diambil setelah hujan yang terlambat mengurangi produksi. Pada tahun sebelumnya India mengizinkan ekspor gula sebanyak 11 juta ton.
Menurut survei Bloomberg terhadap 14 analis, pedagang, dan pabrik gula bulan lalu, sebagian besar mengatakan India mungkin tidak akan mengekspor gula sama sekali pada musim ini karena produksi yang lebih rendah. Dua responden mengatakan pengiriman bisa mencapai setidaknya 2 juta ton.
Harga gula mentah berjangka pada bulan September melonjak ke level tertinggi 12 tahun karena kekhawatiran akan ketatnya suplai. Meskipun panen di Brasil yang merupakan produsen gula terbesar dunia berjalan sukses.
Data lembaga meteorologi India menunjukkan negara bagian Karnataka dan Maharashtra yang merupakan wilayah penghasil gula di India termasuk wilayah-wilayah terkering di musim hujan tahun ini.
Bulan lalu kelompok industri gula memprediksi produksi dari Thailand, eksportir terbesar ketiga di dunia, akan turun hampir seperlima pada panen yang akan datang karena kekeringan yang parah. El Nino tahun ini menyebabkan kondisi yang lebih kering dan curah hujan yang lebih rendah di banyak bagian Asia.
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Kamis, 19 Februari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Minggu, 08 Maret 2026
Sabtu, 21 Februari 2026
Kamis, 19 Februari 2026









