Ini kontrak terbesar sejak gula mentah diperdagangkan di New York ypada 1914.

Gula | Sumber Foto:Public Domain Pictures
AGRONET -- Dua sumber dari industri gula mengatakan sebagian besar pengiriman gula dalam kontrak berjangka yang berakhir Oktober di Intercontinental Exchange (ICE) pekan lalu menuju China. Dua sumber tersebut menyebutkan, perusahaan perdagangan pangan yang berbasis di Singapura, Wilmar Internasional, memutuskan untuk mengambil hampir semua pengiriman gula yang mencapai 2,87 juta metrik ton.
Menurut sang sumber, sekitar 1 sampai 1,5 juta ton dijual ke China. Menurut para sumber yang bekerja di perusahaan perdagangan gula terbesar di dunia mengatakan Wilmar juga menutup perdagangan dengan pengiriman ke Indonesia, Mesir dan India. Wilmar belum menanggapi permintaan komentar.
Pengiriman gula dalam kontrak yang berakhir Oktober pekan lalu merupakan kontrak terbesar sejak kontrak gula mentah mulai diperdagangkan di New York yang menjadi patokan harga gula dunia pada 1914.
Sekitar 2,87 juta metrik ton dalam pengiriman itu merupakan gula Brasil. Gula itu mulai dimuat di pelabuhan-pelabuhan Brasil antara awal Oktober sampai 15 Desember. Banyaknya gula yang dikirimkan mengisi penuh sekitar 45 kapal kargo kelas Panamax.
"Kami pikir Wilmar sudah siap menjual sebagian besar atau mungkin semua volume itu dan China membeli sekitar 1,2 sampai 1,5 juta ton," kata sumber pertama yang dikutip Reuters, Kamis (5/10/2023).
Sumber kedua memperkirakan Wilmar menjual sekitar 1 juta ton ke China. "Mereka menjual dengan harga yang lebih murah untuk pemesan yang banyak," kata sumber kedua mengindikasi perusahaan yang berbasis di Singapura itu akan mendapatkan untung dari besarnya pemesanan.
Pembelian China ini dilakukan beberapa hari setelah negara itu memutuskan melakukan perdagangan persedian gula untuk pertama kalinya sejak 2016 karena persedian dalam negeri menipis dan harga meninggi.
Pengamat dan pedagang mengatakan kombinasi sejumlah faktor mengarah pada pengiriman skala besar. Seperti panen di Brasil yang tembus rekor, naiknya suku bunga dan turunnya premi untuk kontrak Oktober dan Maret di ICE.
"Dengan suku bunga saat ini, biaya pengiriman bunga membutuhkan banyak uang," kata sumber kedua mengacu pada ongkos penyimpanan dan lindungi nilai.
Para sumber mengatakan Wilmar akan menghadapi tantangan operasional logistik dan pengiriman. Sebab Brasil mulai memasuki musim penghujan dan hal itu dapat menunda pemuatan ke kapal. Berdasarkan peraturan ICE, pengirim harus membawa gula ke pelabuhan dan menerima harus menunjuk kapalnya.
Sumber kedua mengatakan Wilmar menunjukk enam kapal pada pekan ini. Sebagian besar pemuatan dilakukan di pelabuhan Santos dan Paranagua.
“Pengiriman besar-besaran ini akan menimbulkan antrian besar dengan waktu tunggu yang lama pada bulan Oktober-November ketika kapal gula masih bersaing dengan ekspor biji-bijian dan juga terkena penundaan karena musim hujan,” kata analis gula Claudiu Covrig. (tar)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Kamis, 19 Februari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Minggu, 08 Maret 2026
Sabtu, 21 Februari 2026
Kamis, 19 Februari 2026









