Australia Kembali Ekspor Raw Sugar Bebas Tarif Ke Inggris

Sabtu, 09 September 2023, 08:56 WIB

Gula mentah | Sumber Foto:Snorski/Flickr

AGRONET -- Ekspor raw sugar atau gula mentah bebas tarif dari Australia ke Inggris dilanjutkan untuk pertama kalinya setelah 50 tahun. Pengiriman gula Queensland di bawah kesepakatan perdagangan bebas Australia-Inggris tiba di London, Kamis (7/9/2023).

Perjanjian ini memberikan akses bebas tarif ke pasar gula mentah Australia di Inggris melalui perluasan kuota bebas tarif yang meningkat dari 80.000 ton pada tahun pertama menjadi 220.000 ton pada bulan Oktober 2030. Setelah itu seluruh tarif akan dihapuskan.

Sebelum perjanjian ini Inggris menjatuhkan tarif sebesar 64 persen pada gula Australia. Menteri Perdagangan Australia Don Farrell mengatakan hal ini merupakan bukti manfaat praktis dari perjanjian perdagangan.

Menteri Pertanian Australia Murray Watt mengatakan hal ini membawa sektor ini semakin dekat dengan target produksi sebesar 100 miliar dolar pada tahun 2030. Sedangkan ketua asosiasi industri gula Australa, Canegrowers Owen Menkens, mengatakan bahwa Negeri Kanguru negara terdapat dalam produksi gula berkelanjutan.

“Melalui akreditasi dalam program Smartcane BMP yang dipimpin oleh industri, para petani menunjukkan keberlanjutan mereka di pasar dan bisnis internasional, seperti Tate dan Lyle Sugars, yang semakin mencari rantai pasokan yang berkelanjutan,” katanya seperti dikutip dari Port News, Jumat (8/9/2023).

“Petani tebu di Queensland patut bangga atas upaya mereka dalam mendukung pembukaan kembali pasar yang berharga ini bagi industri Australia,” tambahnya.

Wakil presiden perusahaan gula Australia, Tate & Lyle Sugars Gerald Mason mengatakan perusahaannya berharap dapat bekerja sama dengan petani, pabrik penggilingan, dan pemasar tebu Australia. (tar)