Harga gula di Filipina tak kunjung turun dari tingkat rekor tertingginya.

Ladang tebu | Sumber Foto:Flickr
AGRONET -- Badan Regulator Gula atau Sugar Regulatory Administration (SRA) Filipina mengatakan akan menggunakan kewenangannya untuk menjaga harga gula. Langkah ini diambil di tengah spekulasi harga gula akan turun pada musim penggilingan mendatang.
“Upaya SRA adalah mematok harga gula mentah sebesar 3.000 peso per karung 50 kilo,” kata ketua SRA Pablo Luis Azcona Rabu (23/8/2023) seperti dikutip dari Phil Star.
“Hal ini untuk menjaga harga gula rafinasi eceran pada 85 peso per kilo,” tambahnya, mengingat harga tersebut menguntungkan petani.
Faktanya, harga gula di pasar berkisar dari 90 hingga lebih dari 100 peso per kilo. Bahkan hingga 156 peso per kilo di beberapa supermarket. Harga gula di Filipina tak kunjung turun dari tingkat rekor tertingginya. Padahal, negara itu telah melakukan beberapa kali panen dan mengimpor berton-ton gula putih. Termasuk impor kontroversial yang diberikan kepada tiga importir favorit pemerintah pada awal tahun ini.
Tingginya harga gula mendorong perusahaan-perusahaan pengguna gula mendorong agar diizinkan mengimpor sendiri kebutuhan gulanya. Azcona mengatakan Filipina memiliki cukup stok gula rafinasi dan gula mentah. (tar)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Kamis, 19 Februari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Minggu, 08 Maret 2026
Sabtu, 21 Februari 2026
Kamis, 19 Februari 2026









