EGYCOMEX didorong proyeksi ambius untuk menjadikan Mesir sebagai pusat perdagangan komoditas di seluruh Timur Tengah.

Gula | Sumber Foto:Panchenko Karyna/Pixabay
AGRONET -- Ketua Bursa Komoditas Mesir atau Egyptian Commodities Exchange (EGYCOMEX) Ibrahim Ashmawy mengatakan, selama sesi pertama perdagangan gula di bursa itu, lima perusahaan produksi menawarkan lima ribu ton gula putih. Dikutip dari Daily News Agypt, Senin (21/8/2023) Ashmawy menambahkan, tujuh perusahaan mengajukan permintaan pembelian melalui EGYCOMEX. Sementara enam perusahaan menyelesaikan pembelian dengan jumlah total 4.000 ton, dengan harga rata-rata 24.300 ponsterling Mesir per ton.
EGYCOMEX merupakan proyek yang sudah lama direncanakan. Proyek ini didorong proyeksi ambius untuk menjadikan Mesir sebagai pusat perdagangan komoditas di seluruh Timur Tengah.
Mengenai penawaran komoditas lain, termasuk gandum dan jagung di EGYCOMEX, Ashmawy menjelaskan hingga pertengahan Agustus 2023 923.000 ton gandum impor telah diperdagangkan. Total ada 66 sesi dan 6.552 transaksi. Selain itu, 45.000 ton jagung kuning impor diperdagangkan, dengan total 19 sesi dan total 242 transaksi.
Ashmawy menjelaskan, EGYCOMEX salah satu alat dan komponen sistem perdagangan Mesir. EGYCOMEX, katanya, merupakan mekanisme yang efektif untuk menghubungkan produsen dengan pedagang dan distributor secara langsung tanpa perantara. Hal ini mengarah pada pengurangan lingkaran perdagangan komoditas dan meningkatkan efisiensi pasar dan memungkinkan indeks harga didasarkan pada transaksi komersial. (tar)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Kamis, 19 Februari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Minggu, 08 Maret 2026
Sabtu, 21 Februari 2026
Kamis, 19 Februari 2026









