Harga gula di AS naik sekitar 20 persen lebih tinggi dari tahun lalu.

Harga Gula Naik, Pengalaman Chef Pawlowski tak Semanis Dulu

Selasa, 01 Agustus 2023, 10:14 WIB

Pastry (ilustrasi) | Sumber Foto:Peakpx

AGRONET -- Warga Amerika Serikat (AS) dilanda kenaikan harga gula. Kenaikan harga gula ini berdampak pada berbagai sektor termasuk toko-toko roti di sana.

Black Magnolia Southern Patisserie di Greensboro, North Carolina, AS, akan merayakan ulang tahun pertama di gerainya. Setiap beberapa minggu sekali, pemilik dan chef Venee Pawlowski, menggunakan lebih dari 100 pon gula untuk membuat makanan manisnya. Dia mengatakan, kini harga gula telah berubah dibandingkan dulu, saat ia mulai membuat kue.

"Awalnya saya menggunakan 100 persen bahan lokal, semua bahan lokal, bersumber dari sumber lokal, dan organik, tetapi dengan inflasi yang meningkat, biaya itu turun ke petani dan pengrajin lokal," kata Pawlowski seperti dikutip dari WFMY News 2, Senin (31/7/2023).

Ia mengatakan dengan memperhatikan harga kini ia harus berkeliling untuk berbelanja bahan. "Jadi, jauh lebih sedikit hanya dengan mencentang daftar untuk satu distributor, mendapatkan semua, Anda butuhkan harus berkeliling," kata Pawlowski.

Ia mengatakan dalam satu tahun terakhir, harga gula untuk mempertahankan bisnisnya berkisar antara 10-20 persen. Inflasi gula ini terjadi hanya beberapa bulan setelah harga telur melambung tinggi.

"Ketika harga telur melambung tinggi, ketika harganya mencapai 7,00 dolar AS hingga 8,09 dolar AS per lusin, kami sangat terpukul. Itu sangat merugikan kami," kata Pawlowski. Baginya, pelanggan selalu menjadi yang utama.

"Kami telah berhasil menaikkan harga kami sedikit untuk membantu hal tersebut, tetapi tidak sampai menghancurkan basis pelanggan kami atau apa pun atau menyulitkan orang untuk menikmati roti gulung kayu manis kami, jadi itu bagus," katanya.

Pawlowski mengatakan pada Agustus, toko rotinya akan menghadirkan kembali camilan manis musiman. Gerainya akan tetap merayakan ulang tahun mereka, meski terselip pengalaman yang tak lagi manis.

 

Naik 20 persen

Harga gula di negara adidaya itu naik sekitar 20 persen lebih tinggi dari tahun lalu. Beberapa orang menyebutnya sebagai sugarflation atau inflasi gula. Penelitian baru dari Smart Cube mengatakan bahwa harga gula secara di seluruh dunia naik 42 persen dibanding tahun lalu.

Profesor Ekonomi dari North Carolina A&T, Mark Burkey, mengatakan ada banyak faktor yang berkontribusi pada kenaikan harga gula. "Harga energi telah meningkat di banyak bagian dunia, dan gula adalah produk yang sangat intensif. Anda harus mendapatkan sirup gula dan merebusnya untuk membuat gula rafinasi," kata Burley. (tar)