Harga permen saat Halloween diperkirakan lebih mahal.

Amerika Serikat Alami Kelangkaan Gula

Jumat, 28 Juli 2023, 09:29 WIB

Permen dan perayaan Halloween. | Sumber Foto:Karolina Grabowska/Pexels

AGRONET -- Musim tanam yang tidak terlalu baik menyebabkan kelangkaan gula di Amerika Serikat (AS). Hal ini dinilai akan menambah kenaikan harga gula yang mempengaruhi berbagai kebutuhan sehari-hari lain, kondisi yang disebut 'sugarflation.'

"Penggemar makanan manis mungkin harus membayar mahal untuk bisa terpuaskan," kata keuangan untuk perusahaan aplikasi Shopmium, Lisa Thompson, kepada Axios, Selasa (25/7/2023).

Pemerintah AS mewajibkan industri pembeli gula membeli 85 persen kebutuhannya dari produsen dalam negeri. Hal ini dapat menyebabkan harga gula dua atau tiga kali lebih tinggi daripada yang dibayarkan oleh produsen di negara lain.

Tekanan yang disebabkan kewajiban ini terhadap industri gula menjadi lebih ketat dari sebelumnya. Pasalnya tahun ini hasil panen yang menurun karena cuaca buruk.

Menurut Axios, "sugarflation atau inflasi gula sudah terlihat, dengan harga permen dan permen karet naik 13,2 persen dari tahun ke tahun.

Sementara The Wall Street Journal mewawancarai presiden perusahaan permen, karamel, dan enting-enting kacang dari Texas Atkinson Candy, Eric Atkinson. Ia mengatakan, 11 pemasoknya tidak dapat mengirimkan gula. Ia bahkan hampir saja membeli gula di toko swalayan Costco sebelum menemukan akhirnya menemukan pemasok lain.

"Produsen permen dan makanan ringan besar Hershey dan Mondelez, yang memproduksi merek-merek seperti Reese's Peanut Butter Cups dan Sour Patch Kids, juga menghadapi harga gula yang tinggi, yang berkontribusi terhadap kenaikan biaya, kata para eksekutif selama wawancara via telepon pada bulan April," katanya kepada The Wall Street Journal.

Jadi, apakah ada ancaman kekurangan permen menjelang musim gugur? "Seksi produksi kami sibuk dan gudang kami penuh. Tidak akan ada kekurangan untuk Halloween," kata Todd Scott, manajer senior komunikasi Hershey, kepada Axios. "Kemungkinan besar yang akan dirasakan konsumen tahun ini adalah harga permen saat Halloween yang lebih mahal," tambahnya. (tar)