Pertumbuhan tahun ini hampir stagnan karena sedikitnya curah hujan.

India Khawatir Rendahnya Curah Hujan Saat Periode Musim Tumbuh

Kamis, 13 Juli 2023, 06:55 WIB

Tebu | Sumber Foto:Kerry Raymond/Wikimedia

AGRONET -- Petani tebu di negara bagian penghasil gula India khawatir dengan rendahnya curah hujan selama periode penting musim tumbuh. Hal ini dapat berimbas dan mengurangi hasil panen dan produksi gula untuk musim berikutnya.

Turunnya produksi gula di Negara Bagian Maharashtra dan Karnataka yang mencakup lebih dari setengah produksi gula India akan mengurangi ekspor produsen gula terbesar kedu di dunia. Sehingga akan mendorong kenaikan harga gula dunia yang kini diperdagangkan di harga tertingginya dalam beberapa tahun.

"Tebu tumbuh di curah hujan yang melimpah dari bulan Juni dan September tapi pertumbuhan tahun ini hampir stagnan karena sedikitnya curah hujan," kata petani dari di Maharastra, Bharat Sankpal, yang dikutip Reuters, Selasa (11/7/2023).

Maharastra merupakan negara bagian penghasil gula nomor satu di India. Data departemen cuaca menunjukkan, curah hujan di distrik-distrik penghasil gula di Maharastra lebih rendah hingga 71 persen dari biasanya di musim hujan yang dimulai pada 1 Juni.

Curah hujan di distrik-distrik di negara bagian tetangganya, Karnataka, produsen gula terbesar ketiga di India, juga kurang 55 persen. Panen tebu tahun lalu turun karena rendahnya curah hujan bulan Juni dan Juli. Petani dari distrik Solapur, Maharashtra, Shrikant Ingale.

Maharashtra yang diperkirakan akan menghasilkan 13,8 juta metrik ton gula pada musim pemasaran 2022/2023 yang berakhir pada 30 September, hanya menghasilkan 10,5 juta ton karena rendahnya panen tebu.

Presiden Asosiasi Pabrik Gula India Barat B.B Thombare mengatakan industri berharap produksi akan bangkit pada musim pemasaran 2023/2024 yang dimulai pada 1 Oktober. Tapi rendahnya curah hujan membuyar harapan tersebut.

"Malamah, akan ada penurunan produksi di musim berikutnya, Besaran penurunan tergantung pada berapa banyak curah hujan yang kita terima dalam beberapa bulan ke depan," kata Thombare. (tar)