MSM berencana memperluas pasar ekspornya ke Afrika.

Sambil Bidik Pasar Afrika, Grup Gula Malaysia Ikut Aliansi Gula ASEAN

Minggu, 25 Juni 2023, 15:43 WIB

Malaysia akhirrnya bergabung dengan ASEAN Sugar Alliance (ASA). | Sumber Foto:Pixabay

AGRONET -- Grup gula Malaysia, MSM Malaysia Holdings Bhd kini bagian dari aliansi industri gula, ASEAN Sugar Alliance (ASA), dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sejak 20 Juni 2023. Sebelumnya aliansi itu terdiri dari Kamboja, Indonesia, Myanmar, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Chief Executive Officer MSM Syed Feizal Syed Mohammad mengatakan perusahaannya sudah membangun fondasi solid yang diperkokoh pertambahan nilai dari hilir dan pertumbuhan pasar regional di seluruh rantai pasokan yang berkaitan dengan pangan. MSM merupakan pabrik gula pertama Malaysia dan salah satu pabrik gula terbesar di Asia dalam kapasitas.

"Menjadi bagian dari aliansi ini menunjukkan MSM terus memperluas model bisnisnya dengan progresif sesuai dengan visi menjadi organisasi kelas dunia dan efesien yang didorong keberlanjutan," kata Syed Feizal, seperti dikutip New Strait Times, Minggu (25/6/2023).

"Ini akan mendukung visi MSM untuk menumbuhkan jejak ekspornya lebih luas lagi dari enam persen menjadi 12 sampai 15 persen di pasar regional dalam waktu dekat," katanya.

MSM berencana memperluas pasar ekspornya ke 17 negara dari Asia Pasifik, Bangladesh dan Pakistan, ke Afrika, benua yang tumbuh dengan pesat. "MSM juga aktif memperluas kehadirannya di bisnis gula dunia melalui strategi akusisi aset dan kepentingan di negara lain sebagai bagian dari inisiatif ekspansi bisnis jangka panjangnya," kata Syed Feizal.

"Menjadi anggota industri ASA akan memberi akses informasi dan intelijen yang lebih baik pada pasar dunia ke depannya," tambahnya.

Baru-baru ini MSM Sugar Refinery di Johor baru saja menyelesaikan program perubahan teknis yang akan meningkatkan faktor pemanfaatan produksi sehingga meningkatkan kemampuan rafinasi dengan kapisitas satu juta ton per tahun. MSM mengatakan pabrik di Johor merupakan bagian dari geo-strategi untuk memenuhi permintaan pasar ekspor Asia Pasifik yang lebih dari empat juta ton per tahun.

"Partisipasi MSM di ASA akan mendekatkan dan memperkuat hubungan dengan rekan-rekan di industri gula di ASEAN yang mana mempromosikan dan memfasilitas perdagangan, produksi dan kerja sama bisnis gula," kata Syed Feizal. (tar)