Azcona ingin bergerak cepat untuk mengetahui kebutuhan impor gula.

Harga gula terus melambung. | Sumber Foto:Pickpik
AGRONET -- Pelaksana Tugas CEO Administrasi Regulator Gula (SRA) Filipina Pablo Azcona berencana menggelar survei independen ke semua pabrik gula. Langkah ini bertujuan untuk mengetahui pasti persedian gula Filipina untuk menentukan perlu negara Asia Tenggara itu impor.
"Hal pertama yang akan saya lakukan di SRA, kami akan menggelar survei independen ke semua pabrik gula untuk menentukan persedian akhir setelah musim giling, kemudian menentukan apakah pasokan kami cukup atau surplus atau kekurangan, seberapa banyak defisitnya," kata Azcona seperti dikutip the Phil Star, Ahad (30/4/2023).
Azcona ditunjuk pada Jumat (28/4/2023) lalu tapi ia ingin bergerak cepat untuk mengetahui kebutuhan impor gula. Ia mengatakan SRA sudah melakukan pemeriksaan pasokan rutin tapi survei independen akan memverifikasi datanya.
"Di seluruh negeri, kami memiliki sekitar 26 pabrik gula, kami akan mengecek mereka, dari sana, kami dapat memverifikasi apakah proyeksi kami 1.831 juta metrik ton benar, saya ingin memverifikasinya," katanya.
Azcona yang merupakan mantan perwakilan petani di dewan SRA mengatakan dengan produksi lokal dan 440 metrik ton gula impor di persediaan, Filipina ingin memastikan ketersediaan pasokan hingga bulan Desember.
"Musim giling akan dimulai pada bulan Desember, harapannya, persediaan kami sampai waktu itu, jika tidak, solusi cepat kami adalah impor," jelasnya.
Azcona yakni penjualan gula sitaan di pasar Kadiwa sekitar 70 peso per kilo lebih rendah dari harga ritel yang sekitar 85 peso perkilo akan menurunkan harga gula.
"Bila kami mencampur gula lokal dan impor, kami berharap harga ritel akan turun, tapi masalah kami adalah penjualan ritel, SRA tidak memiliki kendali atas pedagang, kami akan berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk memastikan harga tidak dilanggar," katanya.
Banjir gula impor gagal menurunkan harga gula, bertolak belakang dengan pernyataan Departemen Pertanian Filipina sebelumnya yang mengatakan impor akan menahan lonjakan harga. (tar)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










