Di Brasil, petani beralih ke tanaman yang dinilai lebih menguntungkan seperti jagung dan kedelai.

Ladang tebu di Brasil. | Sumber Foto:Lou Gold/Flickr
AGRONET -- Pemerintah Brasil mengatakan, lahan untuk menanam tebu di negara itu berada pada tingkat terendahnya dalam 12 tahun terakhir pada 2023. Petani beralih ke tanaman yang dinilai lebih menguntungkan seperti jagung dan kedelai.
Brasil merupakan produsen dan eksportir gula terbesar di dunia. Dalam laporan terakhir panen gula 2022/2023 (Maret-April) badan pasokan pangan Brasil, Conab mengatakan lahan yang ditanami tebu turun menjadi 8,29 juta hektar, berkurang 0,4 persen dari musim sebelumnya dan terendah sejak 2011.
Conab mengatakan penanaman tebu turun di wilayah nomor 1 kedelai dan jagung di Barat-Tengah dan wilayah nomor 2 biji-bijian di selatan.
"Banyak pemilik tanah yang dulu menyewakan lahannya untuk tebu mengakhiri kontraknya dan menanam tanaman tahunan seperti kedelai dan jagung, yang potensi keuntung finansialnya lebih tinggi," kata Conab, Jumat (21/4/2023).
Lahan tebu di Parana, contohnya, wilayah biji-bijian nomor 2 di Brasil turun 9 persen. Turunnya lahan tebu di Brasil turun saat produksi gula dunia menghadapi tantangan.
Panen tebu di India lebih rendah dari yang diperkirakan dan produksi di Cina juga turun karena cuaca kering. Situasi ini menaikan harga gula.
Meski lahan turun tapi panen membaik karena cuaca juga membaik. Pada musim panen 2022/2023 panen tebu Brasil naik 5,4 persen atau 610,1 juta ton, di atas prediksi sebelumnya yang sebesar 598,3 juta ton.
Total produksi gula menjadi 37,04 juta ton naik 6 persen dan 1,8 persen di atas prediksi Conab sebelumnya. Sementara produksi etanol berbahan dasar tebu naik 0,5 persen di 26,53 miliar liter.
Berdasarkan kontrak penjualan di masa mendatang, Conab mencatat produsen lebih memilih gula dibanding etanol dan kalahnya biofuel dari bensin dalam persaingan di Brasil.
"Penjualan gula di pasar global masih memanas, pesaing utama (Brasil) seperti India, Thailand dan Australia tidak dapat dapat menaikan pasokan, faktor-faktor ini membuat produksi pemanis lebih menaik," kata Conab. Sumber: Reuters
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










