Kenaikan harga dipicu kekhawatiran melambatnya produksi gula di India dan kurangnya pasokan dari Pakistan dan Thailand.

Tebu dan gula | Sumber Foto:Carl Davies/CSIRO
AGRONET -- Harga gula New York masih naik hingga ke tingkat tertingginya dalam enam tahun terakhir. Prospek terbatasnya ekspor gula India menambah kekhawatiran ketatnya pasokan gula global.
Pada pekan ini harga gula mentah naik 5 persen dipicu kekhawatiran melambatnya produksi gula di India dan kurangnya pasokan dari negara-negara lain seperti Pakistan dan Thailand.
Kenaikan harga gula juga didorong kenaikan harga minyak pada pekan ini. Memacu pabrik-pabrik di Brasil dan India beralih menjadikan tebunya menjadi etanol.
"Gula tidak terkendali, defisit produksi gula cukup besar," kata Wakil Presiden Price Futures Group Jack Scoville dikutip dari Bloomberg, Jumat (7/4/2023).
Kementerian pangan nasional India mengatakan negara itu mungkin tidak akan menyetujui ekspor gula tambahan pada ekspor tahun ini yang akan berakhir bulan September. Sementara kemungkinan produksi akan di bawah target.
Namun pasar masih menantikan penggilingan dan produksi gula Brasil yang berpotensi meredakan keketatan pasokan. Harga gula mentah New York naik 2,2 persen atau sekitar 23,46 sen. Menyentuh angka tertingginya sejak Oktober 2016. (tar)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










