Dalam bahasa Indonesia, dua kata “gula” memiliki makna berbeda.

Dua istilah "gula". | Sumber Foto:pixhere.com
AGRONET – Kita umumnya pernah mendengar "kadar gula darah" dan “satu sendok gula". Dalam bahasa Indonesia, dua kata “gula” itu memiliki makna berbeda.
Dalam bahasa Inggris perbedaan dua konsep gula dapat dibedakan antara 'sugars' dan 'sugar' tapi dalam bahasa Indonesia sedikit rancu bila dilepas dari konteksnya. Berikut penjelasan gula dalam dua kalimat di atas, yang dibahas laman Sugar.com, ditinjau Senin (13/3).
Gula di kalimat "kadar gula darah" mengacu pada kategori semua monosakarida dan disakarida: karbohidrat paling sederhana. Monosakarida meliputi glukosa, galaktosa, dan fruktosa. Sedangkan disakarida meliputi sukrosa, laktosa, maltosa, dan trehalosa. Gula dalam konteks ini dapat ditemukan di alami seperti di buah-buahan, sayur-sayuran, produk susu dan kacang-kacangan.
Gula ini dapat diekstraksi dari tumbuhan dan susu dan ditambahkan ke makanan. Gula ini juga dapat diproduksi oleh manusia dengan berbagai bahan tumbuh-tumbuhan atau produk susu.
Sementara gula dalam “satu sendok gula" mengacu pada sukrosa, sebuah disakarida yang terdiri dari dua gula (glukosa dan fruktosa) yang kemudian diikat menjadi satu. Secara alami ini juga ditemukan di semua tumbuhan hijau. Namun, gula dalam konteksi ini umumnya berasal dari tebu atau bit gula. Kita dapat menemukannya dalam kehidupan sehari-hari seperti dalam bentuk gula pasir atau bentuk lainnya.
Nah, jadi kita semakin paham dua makna dari “gula”. (tar)
Polbangtan Kementan Dorong Transformasi Pertanian Papua, Sagu dan AI Jadi Pilar Ketahanan Pangan Mas
Minggu, 05 Juli 2026
Senin, 01 Juni 2026
Rabu, 24 Juni 2026
Sabtu, 20 Juni 2026
Selasa, 16 Juni 2026
Rabu, 03 Juni 2026
Jumat, 22 Mei 2026
Selasa, 26 Mei 2026
Minggu, 08 Maret 2026








