Pemerintah India belum memutuskan untuk melakukan ekspor.

Gula | Sumber Foto:Freepik
AGRONET – India diperkirakan akan surplus produksi gula sekira 1 juta metrik ton pada musim 2024-2025. Namun, Menteri Pangan India Sanjeev Chopra menegaskan bahwa Pemerintah India belum memutuskan untuk melakukan ekspor. Menurutnya, ekspor baru akan dilakukan setelah kebutuhan etanol India terpenuhi.
“Kita akan memiliki suprlus sekira 1 hingga 1,2 juta metrik ton setelah memenuhi kebutuhan produksi dan konsumsi saat ini, namun keputusan tentang ekspor hanya akan diambil setelah kita sepenuhnya memenuhi semua kebutuhan akan etanol,” tegas Chopra di sela sidang umum tahunan Indian Sugar and Bio-Energy Manufacturers Association (ISMA), yang dimuat laman Business Standard, Kamis (19/12/2024).
Menurut Chopra, hingga saat ini belum ada proposal untuk mengekspor pada musim 2024/2025 yang dimulai Oktober. Namun, keputusan akhir akan dilakukan setelah ada gambaran jelas bahwa kebutuhan etanol India terpenuhi.
Menurut perhitungan Pemerintah India, produksi total gula dalam negeri musim 2024/2025 diperkirakan 32 juta metrik ton dengan pasokan cadangan sebanyak 7,9 juta metrik ton. Maka total mereka akan memiliki pasokan hampir 40 juta metrik ton.
Konsumsi gula India diperkirakan sebanyak 29 juta metrik ton sedangkan pengalihan untuk etanol sebanyak 4 juta metrik ton. Maka akan ada surplus sebanyak 6,9 juta metrik ton. Dari jumlah tersebut, India harus menyimpan cadangan untuk kebutuhan dua setengah bulan yaitu sebanyak 5,7 hingga 5,9 juta metrik ton. Artinya, akan ada sisa 1 hingga 1,2 juta metrik ton gula.
ISMA sendiri mendesak pemerintah untuk mengizinkan ekspor, apalagi harga gula di pasar dunia kini masih baik. India adalah produsen terbesar gula nomor dua di dunia.
“Produk Brasil akan mulai mencapai pasar dunia sekitar Mei, sementara harga gula saat ini sekitar 500 dolar AS per ton. Jika kami diizinkan untuk mengekspor pada rentang pendek antara sekarang dan Mei, maka industri gula akan dengan mudah mendapat pemasukan ekstra yang akan membantu kami melakukan pembayaran kepada para petani,” kata Presiden ISMA President Gautam Goel kepada para wartawan. (yen)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










