Hasil fermentasi tebu ternyata dapat menghasilkan bahan baku kosmetik succinic acid atau asam suksinat.

Rambah Dunia Kosmetik, Tebu Bisa Jadi Bahan Baku Antijerawat

Kamis, 05 Desember 2024, 10:40 WIB

Ilustrasi | Sumber Foto:Antoni Shkraba/Pexels

AGRONET – Hasil fermentasi tebu ternyata dapat menghasilkan bahan baku kosmetik yaitu succinic acid atau asam suksinat. Bahan ini diyakini ampuh berfungsi melawan jerawat dan ramah bagi kulit. Padahal, selama ini asam suksinat biasa dihasilkan dari petroleum yang merupakan produk sampingan dari bahan bakar fosil.

“Produksi asam suksinat menggunakan tebu sebagai bahan baku yang dapat diperbarui. Prosesnya dimulai dari penggilingan tebu untuk memperoleh cairan yang mengandung sukrosa, yaitu bahan baku karbon untuk proses fermentasi,” kata Profesor Huimin Zhao, ahli rekayasa biokimia di University of Illinois at Urbana-Campaign (UIUC) yang dimuat laman Cosmetics Design USA, Rabu (4/12/2024). Riset yang dilakukan tim Zhao didanai BioMADE.

Menurut Zhao, mikroorganisme mengubah sukrosa menjadi asam suksinat. Setelah fermentasi, asam tersebut akan dimurnikan dan dijadikan konsentrat sebelum digunakan. Metode ini menggunakan sumber bahan baku yang dapat diperbarui, menggunakan lebih sedikit energi, dan menghasilkan produk sampingan yang juga lebih sedikit.  

“Ini lebih bersih dan jadi alternatif yang berkelanjutan,” ujar Zhao.

Saat ini ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi jika ingin menghasilkan asam suksinat dari tebu. Salah satunya adalah menekan biaya namun dengan hasil yang tinggi. Sedangkan tantangan teknisnya dalam proses fermentasi seperti mengatur pH dan suhu yang tepat.

Menurut Zhao, asam suksinat memiliki sifat ramah pada kulit dan multifungsi. Zat ini mampu memerangi jerawat tanpa mengiritasi kulit. Keampuhannya mampu mengurasi radang, meredakan kemerahan, dan bengkak pada jerawat.

“Asam suksinat juga memiliki properti antibakteri yang membantu menghentikan penyebaran bakteri penyebab jerawat. Asam ini juga mampu  mengeksfoliasi kulit secara lembut, membersihkan sel-sel mati yang menyumbat pori-pori, dan menyeimbangkan produksi minyak,” paparnya.

Jenis asam yang lebih kuat biasanya menyebabkan kekeringan dan sensitivitas pada kulit. Namun, asam suksinat tidak demikian. Asam suksinat bahkan bisa cocok pada berbagai tipe kuilt, termasuk kulit sensitif.  (yen)