Sekitar 12 petani yang terbuka untuk menerapkan masukan dari para ahli pertanian.

Tebu | Sumber Foto:Schreib Engel/Pixabay
AGRONET – Para petani tebu di Maharajganj, India, menuai kesuksesan dengan panen yang di atas rata-rata. Kuncinya terletak pada tekad sekitar 12 petani yang terbuka untuk menerapkan masukan dari para ahli pertanian.
Laman Chinimandi edisi Senin (4/11/2024) melaporkan, Maharajganj memiliki sejarah panjang industri gula. Mereka semula memiliki empat pabrik gula dan kini hanya tinggal dua pabrik karena dua pabrik milik pemerintah sudah ditutup.
Namun, semangat para petani tak ikut padam. Meski pabrik masih menunda pembayaran tebu mereka, para petani mencoba metode baru dalam mengelola lahan mereka.
Di wilayah Siswan, Maharajganj, sekitar 12 petani mempraktikkan teknik yang diperkenalkan para ahli pertanian. Mereka juga melakukan uji coba menggunakan metode pertanian baru untuk meningkatkan produksi tebu.
“Sekitar 12 petani yang progresif di Maharajganj berhasil mencapai hasil panen tebu luar biasa. Produksi mereka meningkat dua kali lipat dari rata-rata,” kata District Cane Officer Omprakash Singh Yadav.
Rata-rata, para petani Maharajganj menghasilkan sekitar 695 kuintal tebu per hektare. Dengan cara baru, mereka mampu memproduksi 1.400 kuintal per hektare.
Salah satu petani, Sudhir Kumar, mulai aktif mengembangkan bibit tebu. Sementara dua petani lainnya yaitu Dharmendra Kumar dan Rajkumar Yadav mengaku memperoleh hasil panen yang lebih baik.
Namun, petani di Siswa masih menghadapi tantangan lain yaitu penyakit busuk merah. Saat ladang tebu dilanda penyakit ini, para petani tak bisa berbuat apa-apa. (yen)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










