Absennya India dari pasar gula global akan semakin menekan pasokan dunia.

Biofuel | Sumber Foto:Image by Freepik
AGRONET –India berencana mempepanjang larangan ekspor gula untuk tahun kedua. Alasannya, negara konsumen gula terbesar dunia dan produsen terbesar kedua global ini mengalami penurunan hasil panen tebu.
“Dalam skenario terbaru, tidak ada kemungkinan untuk ekspor gula,” ujar sumber Pemerintah India yang mau disebutkan identitasnya, kepada Reuters, Kamis (6/9/2024).
“Setelah memenuhi kebutuhan gula dalam negeri, prioritas kami berikutnya adalah campuran etanol, dan kami membutuhkan tebu lebih banyak untuk mencapai target campuran etanol ini,” kata sang sumber yang juga dikutip the Economic Times.
India memang sedang getol menekan emisi karbonnya. Mereka ingin meningkatkan kandungan etanol dalam bensin sebesar 20 persen hingga 2025-2026. Saat ini kandungan etanol dalam bensin mereka sebesar 13-14 persen. Pemerintah India juga berencana menaikkan biaya pengadaan etanol hingga 5 persen untuk musim penjualan yang dimulai November mendatang.
Absennya India dari pasar gula global akan semakin menekan pasokan dunia. Semenatara Brasil yang dikenal sebagai produsen gula terbesar dunia, produksi gulanya diperkirakan turun karena kekeringan di negara tersebut. (yen)
Sabtu, 24 Januari 2026
Sabtu, 17 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Sabtu, 24 Januari 2026
Kamis, 22 Januari 2026
Minggu, 18 Januari 2026
Kamis, 15 Januari 2026
Selasa, 13 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Jumat, 23 Januari 2026
Rabu, 21 Januari 2026










