Kedua pihak sepakat mengembangkan varietas tebu unggul yang akan dipakai para petani yang menjadi mitra pabrik gula.

Demi Benih Tebu Unggul, PT KTM-Mitr Phol Gandeng BSIP-TAS

Kamis, 01 Agustus 2024, 19:25 WIB

Dr Andy Wijanarko, SP, MSi (kiri) dan Padipat Namkhet usai menandatangai kesepakatan soal benih tebu unggul di Malang, Rabu (31/7). | Sumber Foto:Dok. KTM

AGRONET – Pabrik gula PT Kebun Tebu Mas (KTM)-Mitr Phol dan Badan Standardisasi Instrumen Pertanian-Tanaman Pemanis dan Serat (BSIP-TAS) bersinergi, Rabu (31/7). Kedua pihak sepakat mengembangkan varietas tebu unggul yang akan dipakai para petani yang menjadi mitra pabrik gula.

“Kami sepakat bekerja sama untuk standardisasi benih tebu, perbanyakan benih, pengujiannya, dan evaluasi terhadap benih yang akan ditanam oleh mitra petani yang bekerja sama dengan kami,” ujar Plantation Director PT KTM-Mitr Phol, Padipat Namkhet, kepada Agronet.

Optimisme juga disuarakan Kepala Balai Pengujian Standar Instrumen (BPSI) Tanaman Pemanis dan Serat Dr Andy Wijanarko, SP, MSi.

“Kami berharap, kerja sama ini dapat berkontribusi pada peningkatan produksi tebu dan gula nasional,” ujar Andy.

Anomali iklim membuat kebutuhan akan varietas tebu yang unggul dan spesifik pada lingkungan tertentu terasa kian mendesak. Padahal, bibit tebu menjadi bagian amat penting untuk meningkatkan produksi gula milik petani tebu rakyat, termasuk yang menjadi mitra PT KTM-Mitr Phol.

Kebun petani yang menjadi mitra petani pabrik gula ini tersebar di Lamongan, Bojonegoro, Tuban, dan Gresik. Sedangkan BSIP-TAS adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang berada di bawah Kementerian Pertanian. (yen)