Pengusaha UMKM Kalteng Minati Daging Kerbau Beku

Selasa, 19 Desember 2017, 19:05 WIB

Pemasaran daging kerbau beku oleh Bulog mendorong peningkatan ekonomi dan pendapatan masyarakat. | Sumber Foto:KBRN

AGRONET - Daging kerbau beku yang dipasarkan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Divisi Regional Kalimantan Tengah diminati pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Kepala Perum Bulog Divisi Regional Kalimantan Tengah, Ma’ruf, Selasa (19/12) mengatakan, pemasaran daging kerbau beku oleh Bulog mendorong peningkatan ekonomi dan pendapatan masyarakat. Selisih harga daging beku Bulog dengan harga daging di pasar sekitar Rp 60.000. Sehingga menurut Ma’ruf, pelaku UMKM yang membeli daging di Bulog akan mendapat keuntungan lebih.

“Dulu, ketika menjelang hari raya Idul Fitri, kebanyakan masyarakat umum yang membeli. Tapi sekarang ada kesan lebih banyak UMKM, pengusaha catering dan pengusaha bakso,” jelasnya.  Daging kerbau beku yang terjual di Bulog Divisi Regional Kalteng rata-rata 5 ton/bulan atau setara dengan 50 ekor kerbau. Kendala yang dihadapi, daging beku yang merupakan daging impor terkadang terlambat dalam proses pengiriman ke Kalimantan Tengah. (KBRN/111)